Kasatreskrim Polres Batu, AKP Joko Supriyanto, bersama jajaran DPUPR Provinsi Jatim saat melakukan survei di lokasi jembatan. (dok. Ist)
KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Polres Batu bersama Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Batu akan memasang pagar pelindung serta CCTV di Jembatan Cangar untuk mencegah aksi bunuh diri.
Maraknya kejadian di Jembatan Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, yang menjadi perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto, mendapat perhatian serius dari Satreskrim Polres Batu dan pemerintah daerah.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan Catatan Kritis
- Polres Batu Kukuhkan Polisi Cilik, Siap Wakili Kota Batu di Lomba Tingkat Wilayah
- Pemkot Batu Raih WTP ke-11 Beruntun, Wali Kota Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Gelar Layanan On The Spot di CFD
Dalam waktu dekat, sekitar pertengahan Mei 2026, Satreskrim Polres Batu bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Timur serta Pemkot Batu berencana membangun pagar pengaman dan memasang kamera pengawas di Jembatan Cangar 1 dan 2.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus mengantisipasi kejadian serupa yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto melalui Kasatreskrim AKP Joko Supriyanto menjelaskan, rencana tersebut merupakan hasil koordinasi dengan DPUPR Provinsi Jawa Timur guna meningkatkan keamanan di lokasi wisata tersebut.
"Ya, hasil dari pembicaraan dengan DPUPR Provinsi Jatim menghasilkan sejumlah langkah konkret yang, dalam waktu dekat ini akan segera direalisasikan, yakni memasang pagar pelindung dan CCTV untuk memantau keadaan di lokasi Jembatan Cangar 1 dan 2," ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menyebut, pagar pengaman yang akan dibangun memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dengan konstruksi jeruji besi.
"Nanti desainnya itu akan dibuat bagus dan menarik, sehingga kesannya nanti tidak menimbulkan kesan yang menyeramkan," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




