Sementara itu, Ketua Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera Jember, Wahyu Ramadhan, mengakui tidak mudah untuk mendeteksi kasus TBC. Karena penularannya begitu luas dan cepat.
"Itu merupakan salah satu kendala, mendeteksinya cukup sulit. Saya yakin masih banyak yang belum ditemukan," kata Wahyu,
Oleb sebab itu, Wahyu berharap ke depan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera bersama KOPI TB dan pemkab bisa menggencarkan bahaya TBC.
"Salah satunya melibatkan peran masyrakat agar penularan bisa dicegah. Contoh ada suudara atau tetangga yang terjangkit bisa langung melapor ke fasilitas kesehatan terdekat," imbuhnya.
Selain masyarakat, ia juga ingin media juga ikut berperan untuk memberikan informasi kepada masyrakat. "Semua media, media sosial, harus ikut karena TBC ini tidak boleh diremehkan," tandasnya. (aji/yud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




