Perkuat Posko Darurat Covid-19 Gresik, 170 Personel Pendamping PKH Dikerahkan

Perkuat Posko Darurat Covid-19 Gresik, 170 Personel Pendamping PKH Dikerahkan Bupati Gus Yani saat memberikan arahan kepada kepala desa untuk penanganan Covid-19, beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 170 tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gresik turut mem-back up keberadaan Posko Darurat Kabupaten Covid-19 yang didirikan Bupati Fandi Akhmad Yani untuk penanganan Covid-19. Pendamping PKH disiagakan di 4 Posko Darurat Covid-19 yang tersebar di 4 kecamatan.

Koordinator PKH Gresik, Lestari Widodo mengatakan, kehadiran 170 personel tenaga Pendamping PKH di masing-masing Posko Darurat Covid-19 merupakan bagian dari panggilan jiwa dan pengabdian penuh kepada masyarakat.

"Jadi tim PKH Gresik sebanyak 170 orang yang kita siagakan ini terdiri dari 161 orang unsur SDM PKH dan 9 orang dari unsur dinsos," ucap Lestari Widodo, yang diamini oleh Ketua Posko Darurat Covid-19 Gresik, Zainal Abidin kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (23/7/2021).

"Kehadiran SDM PKH Gresik dalam aksi penjagaan pada setiap posko-posko Darurat Covid-19 adalah bagian keterpanggilan jiwa mengabdi sebagai bagian dari pemberdayaan sosial," imbuh dia.

Widodo membeberkan, tugas para personel pendamping PKH tidak hanya menjaga masing-masing posko, tetapi juga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait penanganan segala sesuatunya. Baik melayani warga yang isolasi mandiri (isoman) atau sakit maupun warga yang datang ke posko. Mereka juga membantu pendistribusian bantuan.