Kamis, 29 Juli 2021 15:25

Kematian Karena Covid-19 di Kota Blitar Naik, Mayoritas Pasien dengan Komorbid

Rabu, 16 Juni 2021 14:06 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Kematian Karena Covid-19 di Kota Blitar Naik, Mayoritas Pasien dengan Komorbid
Pemakaman pasien Covid-19 di Kota Blitar. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Blitar meningkat. Terhitung sejak Januari-Juni 2021 ada 83 pasien Covid-19 meninggal dunia. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan enam bulan di semester kedua tahun 2020 lalu. Di mana sejak Juni-Desember 2020 tercatat ada sebanyak 36 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Ramiadji mengatakan, kasus kematian ini didominasi pasien dengan penyakit komorbid atau penyakit penyerta. Paling banyak adalah pasien dengan riwayat penyakit penyerta hipertensi dan diabetes.

"Ada yang tidak punya komorbid, namun yang paling banyak memang mereka yang punya komorbid," ujar Ramiadji.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya kini menambah kapasitas ruang isolasi untuk perawatan pasien Covid-19 menjadi 84 bed. Dijelaskannya, pada awal pandemi Covid-19 pihaknya memang menyediakan 84 bed, namun jumlah itu sempat berkurang menjadi 63 bed saat kasus Covid-19 di Kota Blitar mulai landai.

BACA JUGA : 

Asrama Mahasiswa PGSD Universitas Negeri Malang di Kota Blitar akan Dijadikan Rumah Isolasi Terpusat

Optimalkan PPKM Level 4, Polres Blitar Kota Pertimbangkan Pemberlakuan Sistem Ganjil-Genap

Manfaatkan Bus Sekolah, Pemkot Blitar Launching Vaksinasi Door to Door

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

"Saat ini kami kembalikan, jadi kapasitasnya kembali ke semula yakni 84 bed," paparnya.

Sementara dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19, Wali Kota Blitar Santoso mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat.

"Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Ini semua demi memutus penularan Covid-19 di Kota Blitar sehingga pandemi segera berakhir," kata Santoso. (ina/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...