Cetak Santripreneur, Pemkab Sumenep Prioritaskan ​Program Kewirausahaan Pesantren

Cetak Santripreneur, Pemkab Sumenep Prioritaskan ​Program Kewirausahaan Pesantren Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep Drs. H. Yayak Nurwahyudi saat Focus Grup Discussion (FGD) Model Pengembangan Entrepreneurship Berbasis Pesantren di Kantor Bappeda Sumenep. (foto: ist)

Program kewirausahaan pesantren akan dilaksanakan sejak tahun ini dengan anggaran berasal dari APBD Kabupaten Sumenep, dengan program tersebut diharapkan menumbuhkan kreativitas usaha para santri maupun alumni pesantren.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Sumenep Helmi mengatakan, FGD yang dilaksanakan oleh Bappeda Sumenep merupakan upaya penyamaan persepsi terhadap hasil kajian model pengembangan kewirausahaan pesantren di Kabupaten Sumenep.

Oleh karena itu, pihaknya kerja bareng perguruan tinggi untuk melakukan kajian dimaksud dan hasilnya akan menjadi bahan referensi dan kebijakan program unggulan wirausaha santri sehingga program unggulan tersebut bisa berjalan optimal.

"Setiap program yang direncanakan dengan baik Insya Allah hasilnya juga maksimal. Saat FGD, masukan-masukan konstruktif bermunculan dari organisasi perangkat daerah (OPD), Kementerian Agama, juga dari kalangan pesantren. Hal ini menambah optimisme dalam mengembangkan wirausaha pesantren di Kabupaten Sumenep," jelasnya. (aln/zar)