Ach. Laili Maulidy, Kalaksa BPBD Sumenep
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sumenep terus mempercepat pemulihan kehidupan warga yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah kepulauan.
Setelah menyalurkan bantuan tahap pertama pada 18 Oktober 2025 untuk 106 rumah yang rusak, Pemkab Sumenep kini bersiap menyalurkan bantuan tahap kedua dalam waktu dekat.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Bantuan tahap pertama difokuskan kepada warga dengan kategori kerusakan sedang, berat, dan sangat berat.
Untuk rumah rusak sedang, bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai. Sementara itu, bagi rumah yang rusak berat, warga menerima bantuan tunai dan sebagian lainnya mendapat dukungan rehabilitasi fisik.
Adapun rumah dengan kerusakan sangat berat akan dibangun kembali sepenuhnya oleh pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, seluruh bantuan tersebut merupakan stimulan untuk meringankan beban warga terdampak gempa. Pemerintah berkomitmen agar masyarakat segera dapat kembali menempati rumah yang layak dan aman.
“Pemerintah berupaya agar masyarakat segera bisa kembali tinggal di rumah yang layak dan aman,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, Selasa (21/10/2025).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




