​Naik Becak, Kiai Asep Temui Wali Santri Amanatul Ummah di Pulau Belakang Padang Batam

​Naik Becak, Kiai Asep Temui Wali Santri Amanatul Ummah di Pulau Belakang Padang Batam Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. bersama M Mas'ud Adnan saat naik becak dari pelabuhan Belakang Padang ke lokasi acara pertemuan wali santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Pulang Belakang Padang Batam, Rabu (28/4/2021). foto: Kesbangpol Batam

BATAM, BANGSAONLINE.com – Ada pemandangan menarik di Pelabuhan Belakang Padang Batam pada Rabu, 28 April 2021. Kiai miliarder yang terkenal dermawan, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., naik becak. Karuan saja kiai yang memiliki 12 ribu santri lebih itu jadi pusat perhatian orang-orang di sekitar pelabuhan.

Kiai Asep naik becak bersama M Mas’ud Adnan, owner HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com. Mas’ud Adnan memang salah satu peserta rombongan Kiai Asep dari Surabaya. Kiai Asep dan rombongan naik becak karena jalan di pelabuhan tersebut sangat sempit, hanya bisa dilalui sepeda motor dan becak.  

Rombongan Kiai Asep sebanyak 9 orang. Selain Mas’ud Adnan juga tampak KH Fathurrohman, Ketua PC Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Surabaya, Dr Fadly Usman, Wakil Rektor Institut Pesantren KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Anggota DPRD Mojokerto, Muhammad Santoso, anggota DPRD Jatim Suwandi, Saefuddin, mahasiswa S2 asal Batam yang kuliah di Institut Pesantren KH Abdul Chalim, dan yang lain.

Kiai Asep menyeberang dari Kota Batam ke Pulau Belakang Padang untuk memenuhi undangan para wali santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berasal dari pulau tersebut. Sekitar 300 orang mengikuti acara silaturahim yang digelar di sebuah masjid di pulau tersebut. Dalam acara dialogis itu, Kiai Asep banyak menjelaskan tentang prestasi dan masa depan PP Amanatul Ummah.

Dalam acara itu Kiai Asep juga memberikan santunan pada anak yatim dan membagi-bagikan sarung kepada para peserta.    

Kiai Asep juga mengunjungi Madrasah Aliyah Amanatul Ummah di pulau tersebut. “Saya terkejut ada sekolah Amanatul Ummah di sini,” kata Kiai Asep.

Kiai Asep lalu minta guru-guru Amanatul Ummah itu berkumpul. Kiai bertangan dingin dalam mengelola pendidikan dan pondok pesantren itu memberikan beberapa nasihat dan saran kepada para guru itu.

(Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., usai memberikan santunan pada anak yatim foto bersama. Tampak KH. Fathurrohman (paling kanan berbaju hijau). foto: mma/ bangsaonline.com)  

Ia minta para guru punya kemauan keras untuk memajukan lembaga pendidikan yang dikelolanya. “Apalagi memakai nama Amanatul Ummah,” katanya.

Simak berita selengkapnya ...