Selasa, 15 Juni 2021 04:56

Diduga Ada yang Terima Fee Pokmas, LSM di Kota Pasuruan Mulai Tidak Kompak

Minggu, 25 April 2021 17:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Diduga Ada yang Terima Fee Pokmas, LSM di Kota Pasuruan Mulai Tidak Kompak
M. Solikin, Aktivis LSM KPKN (Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara) Pasuruan.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kucuran 14 paket proyek fisik dari DPU Cipta Karya Provinsi Jatim ke Kota Pasuruan pada tahun 2020, terus menuai sorotan dari sejumlah aktivis LSM. Pasalnya, anggaran proyek yang pengerjaannya melalui sistem pokmas itu diduga ada potongan sebesar 40 persen.

Hal ini dibenarkan oleh Prima Satria Laksana, Sekretaris Daerah LiRa (Lumbung Informasi Rakyat) Jatim. Menurut Prima, kasus dugaan adanya fee 40 persen dari proyek pokmas tahun 2020 itu tengah ditangani oleh Polres Pasuruan. Sedangkan pihak Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan fokus menangani pokmas tahun 2019.

"Kita tetap men-support kinerja APH Kejari Kota Pasuruan yang menangani pokmas 2020 dan saat ini dilimpahkan ke APH Polres Pasuruan Kota. Kejaksaan fokus pokmas 2019," kata Prima.

Terpisah, M. Solikin dari LSM KPKN (Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara) Pasuruan mengaku mendapat informasi bahwa sejumlah pegiat LSM di Kota Pasuruan ada yang kecipratan fee dari proyek pokmas tersebut.

BACA JUGA : 

Audiensi dengan Sejumlah LSM, Pimpinan DPRD Pasuruan Jelaskan Mekanisme Usulan Pokir

Pansus I Berhalangan, Raker DPRD Pasuruan dengan Pegiat LSM Soal Raperda Pilkades Batal Digelar

Pengerjaan Proyek Mal GPP Pasuruan Ditarget Juli Rampung 100 Persen

DPKP Pasuruan Tambah Pekerjaan Interior di Pembangunan Gedung GPP

Mendapat info tersebut, Solikin langsung menemui Kusuma, Ketua LSM Suropati yang selama ini getol mengungkap kasus dugaan fee proyek pokmas. Kusuma pun tak menampik, dirinya sempat ditawari sejumlah uang, namun dirinya menolak.

Namun, aliran fee pokmas itu diduga telah mengalir ke pegiat LSM lain di Kota Pasuruan. "Konco-konco (teman-teman) LSM Kota Pasuruan mulai tidak kompak. Saya berharap polres secepatnya mengungkap hasil penanganan dugaan korupsi pokmas itu," kata Solikin.

Hingga berita ini dimuat, Satreskrim Polres Pasuruan Kota masih belum bisa dikonfirmasi. (par/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...