Indonesia Bakal Impor Beras 1.000 Ton dan 580.000 Ayam dari Amerika Serikat

Indonesia Bakal Impor Beras 1.000 Ton dan 580.000 Ayam dari Amerika Serikat Presiden AS Donald Trump dan Prabowo Subianto di Whasington DC Amerika Serikat (AS). Foto: Sesneg/Rmol

JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Belum lama berselang pemerintah Indonesia mengklaim bahwa visi swasembada pangan yang diusung Presiden Prabowo Subianto mulai terwujud pada tahun pertama pemerintahannya. Namun sekarang Presiden Prabowo memutuskan impor beras 1.000 ton dari Amerika Serikat (AS). Selain beras, Pemerintahan Prabowo juga akan mengimpor 580.000 ekor ayam, juga dari AS.

Pemerintah Indonesia memutuskan impor beras dan ayam itu sebagai bagian dari kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

“Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasi khusus asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri," kata Haryo Limanesto, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, lewat keterangan tertulisnya, Ahad (22/2/2026).

Dilansir Kontan, Haryo mengatakan, meskipun keran impor dibuka, realisasinya di lapangan akan sangat bergantung pada kebutuhan pasar di dalam negeri.

Ia juga menjamin bahwa komitmen impor ini tidak akan mengganggu stabilitas pasar beras nasional. Pasalnya, volume yang disepakati tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan total produksi beras di dalam negeri.

Menurut Haryo, alokasi impor yang disiapkan hanya sebesar 1.000 ton. Angka ini dinilai tidak signifikan karena hanya mencakup sekitar 0,00003% dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton pada tahun 2025.

Ia juga mengatakan bahwa Indonesia sudah cukup lama tidak mendatangkan beras dari Amerika Serikat.

"Dalam 5 tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS," ujar Haryo.