Kondisi korban yang mengalami luka bakar saat mendapatkan perawatan awal di RSUD R Soedarsono
KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Seorang nelayan asal Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Muslimin (43), meninggal dunia setelah lima hari menjalani perawatan akibat luka bakar parah yang dialaminya.
Korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (13/1/2026) malam setelah sempat berada dalam kondisi kritis.
BACA JUGA:
- Kejari Bangil Musnahkan 1,3 Kg Sabu dan Ribuan Pil
- Jatanras Polda Jatim Bekuk Begal Sadis yang Gasak Motor Mahasiswi di Pasuruan, 1 Pelaku Dilumpuhkan
- Maling Rumah Perawat Ditangkap Polsek Gempol Pasuruan saat Tertidur di Kandang Kambing
- Polres Pasuruan Bongkar Praktik Oplos LPG Subsidi Jadi 12 Kg, Raup Untung hingga Puluhan Juta
Peristiwa nahas tersebut terjadi akibat kelalaian korban yang merokok di dekat bahan bakar minyak.
Kejadian bermula pada Jumat (9/1/2026) pagi saat korban menuangkan bensin eceran ke dalam tangki sepeda motornya di dalam rumah.
Saat itu, korban diketahui melakukan aktivitas tersebut sambil merokok. Percikan api dari rokok kemudian menyambar uap bensin sehingga memicu kobaran api yang membakar tubuh korban.
Istri korban, Eka Fitrianingsih (40), menemukan suaminya dalam kondisi terbakar dan segera meminta bantuan warga sekitar.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang karena kondisi luka bakarnya terus memburuk.
"Korban sempat dirujuk ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang karena kondisi luka bakar yang memburuk, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.20 WIB," ujar Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, Rabu (14/1/2026).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




