Anggota DPD RI, Lia Istifhama, saat melakukan silaturahmi dengan jemaah haji asal Jawa Timur yang tengah berada di Tanah Suci Makkah.
MAKKAH, BANGSAONLINE.com – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menunjukkan perhatiannya kepada para tamu Allah yang sedang menunaikan ibadah haji. Senator perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini melakukan kunjungan langsung untuk bersilaturahmi dengan jemaah haji asal Jawa Timur yang tengah berada di Tanah Suci Makkah.
Salah satu titik yang disambangi adalah pemondokan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam rombongan 2 Kloter 77. Pertemuan penuh kehangatan dan kekeluargaan tersebut berlangsung di Hotel Mahd Al Resala, kawasan Ar Raudhah, Makkah (Sektor 410).
BACA JUGA:
- Kemenhaj: Seluruh Jemaah Selesai Fase Armuzna
- Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Timwas Haji DPR: 5000 Jamaah Haji Reguler Tempati Hotel Bintang 5
- Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Fase Puncak Haji 1447 H Berakhir
- Hari Tasyrik Ketiga, Jemaah Haji Nafar Tsani Mulai Bergerak dari Mina ke Makkah
Kedatangan Ning Lia disambut penuh sukacita oleh para jemaah. Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga stamina dan kesiapan mental menjelang fase krusial ibadah haji.
“Armuzna merupakan rangkaian inti ibadah haji yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental, sehingga jamaah harus benar-benar menjaga kesehatan dan stamina,” kata Lia Istifhama di hadapan jemaah.
Ia memaparkan bahwa rangkaian puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) merupakan tahapan paling berat. Jemaah dituntut memiliki ketahanan fisik ekstra lantaran harus bergerak dengan mobilitas tinggi di tengah cuaca panas ekstrem.
“Cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem, sehingga jamaah harus memperhatikan pola makan, istirahat yang cukup, dan jangan memaksakan diri ketika kondisi tubuh kurang fit,” pesan Ning Lia mengingatkan.
Bukan sekadar faktor kesehatan individu, kepedulian sosial antar-jemaah juga menjadi sorotan keponakan Khofifah Indar Parawansa ini. Ia berharap jemaah asal ujung timur Pulau Madura tersebut dapat menjadi teladan dalam menjaga kerukunan.
“Saya berharap jamaah haji asal Kabupaten Sumenep tetap kompak, saling membantu, dan menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” tuturnya.
Bagi Ning Lia, kekompakan adalah kunci agar ibadah yang melibatkan jutaan manusia ini terasa lebih ringan dan nyaman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




