Petugas saat mengvakuasi jasad korban.
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi mendadak gempar. Sesosok mayat pria lanjut usia (lansia) ditemukan mengambang di tepi aliran Sungai Bengawan Madiun pada Senin (25/5/2026) siang. Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai membengkak dan diduga kuat telah tenggelam selama kurang lebih tiga hari.
Jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Antok yang saat itu sedang asyik memancing di sekitar lokasi kejadian. Melihat ada tubuh manusia yang mengapung di tepian sungai, Antok langsung bergegas melaporkan temuan mengerikan tersebut kepada warga sekitar untuk kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
BACA JUGA:
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
Proses jalannya evakuasi jasad berlangsung cukup dramatis. Hal ini lantaran posisi korban berada di area tebing sungai yang terjal dan curam. Petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, relawan, serta jajaran Damkar Ngawi harus ekstra waspada dan hati-hati saat mengangkat korban dari permukaan air.
Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi bersama tim gabungan sekaligus menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Benar telah ditemukan jasad dari warga Ngawi di Sungai Bengawan Madiun setelah mendapat laporan langsung ke lokasi," jelas Kapolsek Ngawi Kota.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban langsung dilarikan ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani proses visum.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, petugas berhasil menemukan kartu identitas kependudukan yang melekat pada tubuh korban. Diketahui jasad tersebut atas nama Budi Harto (64 tahun), seorang warga yang berdomisili di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti di balik kematian korban. Sementara itu, pihak keluarga telah dihubungi dan jasad korban akan segera diserahterimakan setelah seluruh proses medis di rumah sakit rampung. (nal/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




