Jumat, 26 Februari 2021 02:08

​Vaksin Covid-19 Tiba, Bupati dan Wakil Bupati Tuban Tak Masuk Daftar Penerima

Selasa, 26 Januari 2021 16:28 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Vaksin Covid-19 Tiba, Bupati dan Wakil Bupati Tuban Tak Masuk Daftar Penerima
Vaksin Sinovac telah tiba di Kabupaten Tuban dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan telah diterima dinas kesehatan. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Vaksin Sinovac telah tiba di Kabupaten Tuban dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan telah diterima dinas kesehatan. Setelah tiba, rencananya vaksin dari China itu akan diberikan kepada 10 tokoh yang ada di Kabupaten Tuban. Di antaranya, Dandim 0811/Tuban, Kapolres Tuban, Sekretaris Daerah Tuban, organisasi profesi kesehatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Tak ada nama Bupati Tuban H. Fathul Huda dan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein dalam daftar 10 tokoh yang mendapatkan vaksin pertama tersebut. Hal itu disebabkan kedua pucuk pimpinan di lingkungan Pemkab Tuban itu tidak memenuhi persyaratan menerima vaksin Covid-19.

"Vaksin ini diperuntukkan usia produktif antara 18 tahun sampai 59 tahun, sedangkan bupati dan wakil bupati sudah melebihi batas usia maksimum," ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban Endah Nurul Komariyati saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Selasa (26/1/2021).

Perempuan yang juga sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Tuban ini melanjutkan, dalam tahap pertama ini Tuban menerima sebanyak 2.680 paket dari 3.360 paket yang diajukan. Selanjutnya, obat untuk mempertebal kekebalan tubuh tersebut akan segera disalurkan secara bertahap.

"Rencananya besok akan diberikan vaksin kepada tokoh masyarakat dan pejabat publik. Setelah itu baru serentak dilaksanakan di fasilitas kesehatan (faskes) masing-masing," ungkapnya.

Sementara itu, penerima prioritas pertama vaksin Covid-19 diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, dan masyarakat yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) karena kontak langsung dengan pasien.

"Mulai dari petugas pendaftaran, kemudian petugas parkir, mereka yang pertama kali menerima tamu di fasilitas kesehatan, mereka yang berisiko paling tinggi maka menerima pertama kali supaya ada ketahanan lebih di tubuhnya," jelasnya.

Lebih jauh, dia juga menyampaikan jika vaksin Covid-19 produksi Sinovac aman dipakai karena sudah ada surat izin dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin ini sudah dinyatakan aman dan halal, sehingga layak untuk dikonsumsi.

"Teknisnya, mereka yang sudah diberikan vaksin, diminta menunggu 30 menit untuk dilihat reaksinya. Karena setiap orang mempunyai reaksi yang berbeda terhadap vaksin. Apabila ada efek sekecil mungkin sudah disiapkan antisipasinya," pungkasnya.

Perlu diketahui, sejak vaksin Covid-19 jenis Sinovac disalurkan mulai dari pertama kali disuntikkan kepada Presiden RI, sampai pada saat ini tidak ada ditemukan efek negatif yang ditimbulkan. (gun/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Kamis, 25 Februari 2021 07:52 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan kondang ini memang punya wawasan luas tentang ekonomi. Maklum, ia punya background sebagai pengusaha sukses. Bahkan mantan menteri BUMN. Maka ketika menulis tentang revaluasi aset negara sangat...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...