Anggota Polres Sampang saat mengecek lokasi tongkang yang kandas di kawasan perairan Ketapang
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Sebuah kapal tongkang bermuatan batu bara terdampar di pesisir Kecamatan Ketapang, sejak Jumat (23/1/2026) dan hingga kini belum berhasil ditarik kembali ke tengah laut.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, petugas Polsek setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau kondisi kapal. Saat pertama ditemukan, posisi tongkang masih berada di laut.
“Namun saat dicek kembali oleh petugas, kapal bergeser ke arah tepi laut,” jelasnya, Rabu (28/1/2026).
Eko menyebutkan, di sekitar lokasi juga terdapat kapal tugboat yang diduga terseret ombak dan angin bersama tongkang hingga mendekati pesisir.
Selain itu, petugas masih melihat keberadaan awak kapal di atas tugboat tersebut. Diduga, kapal penarik tidak mampu menarik tongkang akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“ABK kapal masih terlihat di tugboat. Kami terus memantau perkembangan pergerakan kapal tersebut,” imbuhnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini muatan kapal tongkang belum dapat dipastikan karena posisinya masih sulit dijangkau meski sudah mengarah ke daratan.
“Kami belum tahu memuat apa. Namun kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang Mohammad Hozin memastikan kapal tongkang tersebut bermuatan batu bara. Ia menduga kapal tidak dapat bergerak karena mengalami kerusakan mesin.
“Jadi kapal itu menunggu kapal lain untuk bisa ditarik,” ujarnya.
Hozin menambahkan, proses evakuasi juga menunggu kondisi air laut pasang agar kapal dapat bergerak. Pasalnya, tongkang saat ini terdampar di perairan dangkal sehingga tidak mampu beranjak dari titik tersebut. (van)






