Polisi saat berada di TKP laka yang menewaskan mahasiswi asal Pamekasan
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Kecelakaan antara minibus Isuzu Elf dan sepeda motor Honda Scoopy di depan Kampus Politeknik Negeri Madura (Poltera), Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong, Senin (2/3/2026) pagi, menewaskan seorang mahasiswi.
Insiden terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Minibus Isuzu Elf bernomor polisi M 7107 UN dikemudikan Fauzi (40), warga Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan.
Sementara sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi L 5214 CE dikendarai Yusi Dwi Anggraini (21), mahasiswi asal Desa Pangantenan, Kabupaten Pamekasan.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan, kecelakaan bermula saat minibus melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya di lokasi, sepeda motor yang datang dari arah berlawanan menyeberang dan berbelok ke kanan tanpa memperhatikan arus lalu lintas.
“Karena jarak sudah terlalu dekat dan tidak cukup ruang untuk menghindar, akhirnya terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi minibus mengalami luka dan menjalani rawat jalan. Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Kerugian materi akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp2 juta. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Secara terpisah, Koordinator Humas dan Marketing RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang, Amin Jakfar Sadik, membenarkan pihaknya menerima korban kecelakaan tersebut dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia di TKP, kemudian langsung dibawa ke ruang penyimpanan jenazah. Saat ini jenazah masih berada di RSMZ, untuk pengemudi mobil, kami belum menerima laporan apakah dirawat di sini atau tidak,” jelasnya.
Humas Politeknik Negeri Madura Taufik Hidayat juga mengonfirmasi bahwa korban merupakan mahasiswi kampus tersebut.
“Iya benar mahasiswi Poltera,” singkatnya. (van)














