Tangkapan layar saat warga mendatangi rumah duka
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Pemakaman seorang perempuan di Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, sempat tertunda karena diduga memiliki utang hingga sekitar Rp 200 juta.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/2/2026) setelah SM (46), warga setempat, meninggal dunia. Sejumlah warga mendatangi rumah duka, tidak hanya untuk melayat, tetapi juga menagih utang almarhumah.
BACA JUGA:
- Vonis 5 Tahun Penganiaya Guru Tugas di Sampang, Kuasa Hukum Korban Singgung Percobaan Pembunuhan
- Polres Sampang Bantah Ada Penghadangan Saat Penangkapan Lansia di Ketapang
- Pemuda di Tambelangan Sampang Ditangkap usai Curi 16 Karung Gabah dan Beras
- Motor Petani Tembakau di Camplong Sampang Hilang saat Ditinggal ke Sawah
Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan berkerudung biru menyampaikan tuntutan kepada keluarga almarhumah.
"Mohon maaf, almarhumah punya utang ke saya uang dan emas perkiraan Rp 200 jutaan. Kami mohon jangan dimakamkan sebelum ada tanggung jawab dari keluarga," ucap perempuan dalam video.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah kabar duka tersebar, warga berdatangan ke rumah almarhumah.
"Informasi dari warga setempat, almarhumah ini memiliki banyak utang sehingga saat meninggal kemarin warga yang pernah meminjamkan uang itu datang ke rumah duka," ungkapnya, Senin (2/3/2026).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




