Top Up Saldo DANA Tanpa Bayar, Aksi Dua Pria Rampas HP di Konter Kedungdung Terekam CCTV 

Ringkasan Berita
  • Peristiwa pencurian dengan modus berpura-pura top up DANA terjadi di sebuah konter di Kedungdung, Sampang pada 13 Juli 2026. Pelaku berhasil kabur dengan saldo Rp250 ribu namun gagal membawa kabur ponsel korban setelah dikejar.
  • Dua pria berseragam kopiah hitam dan sarung terekam CCTV datang menggunakan motor Honda PCX merah hitam. Mereka berpura-pinta sebagai pelanggan sebelum merampas ponsel saat korban lengah.
  • Korban berhasil merebut kembali ponselnya setelah mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri tanpa membayar saldo top up yang diminta. Warga geram karena aksi ini dinilai mencoreng nama baik desa.
  • Kepolisian setempat membenarkan kejadian tersebut dan sedang berkoordinasi dengan Polres Sampang untuk mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Hingga kini belum ada laporan resmi dari korban.

SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Aksi dugaan pencurian telepon genggam di sebuah konter di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung terekam kamera pengawas (CCTV).

Pelaku diduga juga membawa kabur saldo top up DANA senilai Rp250 ribu setelah berpura-pura menjadi pelanggan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 12.33 WIB. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan dua pria mengenakan kopiah hitam, baju, dan sarung datang menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna merah hitam.

Warga setempat, Ach Fahat, mengatakan kedua pelaku awalnya mendatangi konter milik warga. Salah seorang pelaku kemudian berpura-pura meminta top up saldo DANA sebesar Rp250 ribu ke akun pribadinya.

Menurutnya, korban menuruti permintaan tersebut karena mengira pelaku merupakan pelanggan. Tanpa rasa curiga, korban langsung mentransfer saldo sesuai nominal yang diminta.

Setelah saldo berhasil ditransfer, pelaku berpura-pura hendak membayar. Namun, saat korban lengah, salah seorang pelaku justru merampas telepon genggam milik korban dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Korban kemudian mengejar pelaku hingga berhasil merebut kembali telepon genggam miliknya.

“Pelaku pura-pura mau bayar uang Rp250 ribu, dia belum bayar tapi malah merampas HP korban, namun korban berhasil mengejar dan mengambil kembali HP nya, kemudian pelaku melarikan diri,” katanya, Selasa (14/7/2026).

Meski gagal membawa kabur telepon genggam korban, kedua pelaku berhasil melarikan diri tanpa membayar top up saldo DANA sebesar Rp250 ribu.

Fahat menambahkan, warga geram bukan semata-mata karena kerugian materi, melainkan karena aksi tersebut dinilai telah mencoreng nama baik desa, khususnya di sekitar lokasi kejadian.

“Karena itu kami berusaha mencari informasi mengenai identitas dan keberadaan pelaku,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungdung Iptu Syafriwanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kepolisian telah memantau kasus itu meski hingga kini belum menerima laporan resmi dari korban maupun warga.

Ia mengatakan, Polsek Kedungdung saat ini berkoordinasi dengan Polres Sampang untuk mengidentifikasi para pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang beredar.

“Iya benar, kejadiannya kemarin. Kami sedang berkoordinasi dengan Polres Sampang,” pungkasnya. (van)