Ringkasan Berita
- Truk bermuatan pasir mengalami kecelakaan tunggal di Sampang karena diduga sopir mengantuk, mengakibatkan kendaraan oleng, menabrak pembatas jalan, dan terguling.
- Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Raya KH Wahid Hasyim, mengakibatkan muatan pasir tumpah dan harus dipindahkan agar tidak menghambat lalu lintas.
- Sopir truk bernomor polisi M 9586 UA, Mohammad Rizal Aldi, mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Sampang, namun dalam kondisi sadar dan tidak ada luka serius atau korban jiwa.
- Kendaraan diamankan di Satlantas Polres Sampang dengan perkiraan kerugian sekitar Rp5 juta.
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Truk bermuatan pasir mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya KH Wahid Hasyim, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Truk bernomor polisi M 9586 UA tersebut dikemudikan Mohammad Rizal Aldi, warga Desa Kalimook, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Kendaraan roda enam itu melaju dari arah Surabaya menuju Kabupaten Sumenep.
KBO Satlantas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidi mengatakan, kecelakaan bermula ketika truk melaju dengan kecepatan sedang.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan mendadak oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan (pulau jalan), kemudian terjungkal.
“Diduga sopir mengantuk. Setir yang dipegang tiba-tiba berbelok ke kanan hingga menabrak pulau jalan dan terjadi kecelakaan tunggal,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, muatan pasir tumpah ke badan jalan sehingga harus dipindahkan ke kendaraan lain agar tidak menghambat arus lalu lintas.
Dia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sopir mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kendaraan diamankan ke Satlantas Polres Sampang. Kerugian diperkirakan sekitar Rp5 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Humas dan Marketing RSMZ Sampang Amin Jakfar Sadik membenarkan pihaknya telah menerima pasien yang diduga menjadi korban kecelakaan tersebut.
Menurutnya, pasien datang dalam kondisi sadar dan saat ini masih menjalani penanganan oleh tim medis.
“Pasien sadar, tidak ada luka serius,” jelasnya. (van)










