Ringkasan Berita
- Polres Sampang memulai langkah antisipasi dini untuk Pilkades 2027 dengan memetakan daerah rawan dan potensi konflik sosial.
- Pengawasan dan interaksi intensif di lapangan akan terus digencarkan hingga hari pemungutan suara tiba.
- Strategi pemetaan wilayah menjadi fokus utama untuk mendeteksi gangguan keamanan sejak dini.
- Deteksi dini dilakukan hingga tingkat tapak melalui jaringan kepolisian terdepan, tidak hanya di tingkat kabupaten.
- Polres Sampang optimistis dapat menekan potensi gangguan sehingga Pilkades 2027 berjalan aman, damai, dan kondusif.
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Pilkades serentak di Kabupaten Sampang baru akan digelar pada 2027, tetapi Polres Sampang mulai melakukan langkah antisipasi dini untuk memetakan potensi kerawanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menegaskan, pengawasan dan interaksi di lapangan akan terus digencarkan secara intensif hingga hari pemungutan suara tiba.
Strategi pemetaan wilayah menjadi fokus utama untuk mengidentifikasi potensi konflik sosial yang kerap mewarnai pesta demokrasi tingkat desa.
”Pemetaan daerah rawan pasti kami lakukan. Ke depan, kami akan terus melakukan upaya interaksi sampai hari H,” ujarnya, Senin 31 Agustus 2026.
Menurut Anang, deteksi dini tidak hanya berfokus pada dinamika politik di tingkat kabupaten, tetapi juga menyasar hingga tingkat tapak melalui jaringan kepolisian terdepan.
Dengan pemetaan yang dimulai lebih awal, Polres Sampang optimistis mampu menekan potensi gangguan keamanan sehingga Pilkades 2027 dapat berjalan aman, damai, dan kondusif.










