Rabu, 14 April 2021 23:20

​Pasca Jokowi Lengser, RR dan Tokoh di Luar Pemerintah Punya Kans di Pilpres 2024

Selasa, 29 Desember 2020 23:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Pasca Jokowi Lengser, RR dan Tokoh di Luar Pemerintah Punya Kans di Pilpres 2024
Dr. Surokim Abdussalam, Dekan FISIB Universitas Trunojoyo Madura (UTM). foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diprediksi akan lebih seru. Kompetisi diprediksi lebih kompetitif, mengingat Joko Widodo (Jokowi) tidak akan berpartisipasi karena terbentur aturan batasan dua periode. Karena itu, kans sejumlah tokoh lebih terbuka untuk masuk bursa pilpres. Termasuk tokoh di luar pemerintahan atau oposisi.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam mengungkapkan, politik ditentukan oleh momentum plus kapasitas tokoh. Momentum ini berlaku bagi kandidat capres di dalam maupun di luar pemerintah. Ia mencontohkan, bila kinerja pemerintah buruk, peluang oposisi semakin menguat.

"Kalau kinerja pemerintah buruk, maka sentimen publik akan ikut buruk pada menteri yang ada di kabinet. Tentu ini momentum bagi tokoh di luar pemerintah seperti Rizal Ramli (RR) untuk mendapat simpati publik dan meraih popularitas lebih tinggi," urai Surokim, Selasa (29/12/20).

Surokim mengatakan situasi pasca Jokowi masih sangat dinamis dan waktu menuju 2024 pun masih relatif panjang. Karena itu masih sulit untuk diprediksi. Prinsipnya semua calon kandidat masih punya waktu untuk mendesakkan diri dalam kontes di udara (mengenalkan diri) saat ini.

BACA JUGA : 

Said Aqil ​Cek Sound Capres 2024, Pengamat: Ingat Cak Imin Musuh Gus Dur

​Dongkrak Suara Nasional, PPP Bisa Maksimalkan Suara Nahdliyin di Jatim

Wujudkan Jawa Timur Basis PAN, Rizki Sadig Ajak Millenial Tak Apatis Terhadap Politik

​Survei Capres Pilihan Anak Muda, Tak Satupun Pilih Cak Imin

Surokim mengatakan situasi pasca Jokowi masih sangat dinamis dan waktu menuju 2024 pun masih relatif panjang. Karena itu masih sulit untuk diprediksi. Prinsipnya semua calon kandidat masih punya waktu untuk mendesakkan diri dalam kontes di udara (mengenalkan diri) saat ini.

Namun Surokim mengingatkan, meski memiliki elektabilitas tinggi, tidak mudah untuk bisa maju pilpres karena butuh tiket partai untuk memenuhi syarat Presiden Threshold (PT) 20 persen. Syarat prosedural ini akan menjadi ganjalan bagi calon yang tidak punya relasi khusus dengan para ketua umum parpol.

"Menggabungkan kehendak parpol dalam pencalonan dan memiliki dukungan publik yang kuat dengan tren positif, tentu bukan bukan hal yang mudah untuk bisa dipenuhi calon. Syarat prosedural itu bisa mengganjal calon untuk maju," imbuh Surokim.

Untuk diketahui, saat ini selain RR ada sejumlah tokoh nasional yang masih berada di luar pemerintahan. Mereka di antaranya adalah Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Mereka masih menjadi salah satu pilihan publik.

Selain itu, ada juga tokoh level nasional yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah. Mereka punya kans juga untuk maju di Pilpres 2024. Mereka adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Khofifah Indar Parawansa.

"Para kepala daerah itu punya kans besar untuk naik ke level pilpres. Sementara Bu Risma dari cermatan saya lebih condong dipersiapkan PDI Perjuangan untuk maju pilgub DKI," pungkas peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) ini. (mdr/ian)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...