Peringatan Haul 2 Tahun Rizal Ramli dilaksanakan Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) di Rumah Literasi Digital (RLD) Surabaya. Foto: Dok/FJN.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) menggelar peringatan haul 2 tahun wafatnya Dr. Rizal Ramli di Rumah Literasi Digital (RLD) pada 8 Januari 2026. Kegiatan ini didedikasikan untuk mengenang jasa serta merawat pemikiran kritis sang ekonom senior yang juga merupakan penasihat bagi FJN.
Acara ini dihadiri langsung oleh putra dan putri almarhum, Dipo Satria Ramli serta Dhitta Puti Savitri Ramli. Selain keluarga, hadir pula lintas elemen pemuda mulai dari PAC IPNU-IPPNU Jabon-Sidoarjo, GMNI Surabaya Raya, Pemuda Katolik, hingga jurnalis dari berbagai media di Jawa Timur.
Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar mengenang sosok Rizal Ramli, melainkan upaya menjaga warisan intelektual almarhum agar tetap relevan.
"Rizal Ramli memang telah tiada, tapi ide dan pemikirannya harus tetap hidup. Ini salah satu tujuan peringatan haul 2 tahun Rizal Ramli," ujar pria yang akrab disapa Diday tersebut dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Kehadiran Dipo Satria Ramli di Surabaya memberikan kesan emosional tersendiri bagi pihak keluarga. Ia mengaku terharu melihat semangat para aktivis dan jurnalis di Surabaya dalam mengenang sang ayah.
Menurut Dipo, Rizal Ramli memiliki kedekatan batin yang kuat dengan Jawa Timur. Istri almarhum, Herawati Moelyono, merupakan putri daerah asal Jawa Timur yang pernah menetap di Surabaya. Kedekatan ini pun terpelihara melalui jalinan persahabatan dengan tokoh-tokoh besar Jawa Timur.
"Bapak (Rizal Ramli-red) juga punya hubungan yang erat dengan orang-orang asal Jawa Timur yang menjadi sahabat dekatnya, seperti Gus Dur dan Ibu Khofifah Indar Parawansa," tutur Dipo yang juga merupakan ekonom lulusan UI tersebut.
Dipandu oleh pengusaha muda Gus Izzag, acara ini menghadirkan testimoni dari sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Rektor Universitas Trunojoyo Madura Prof. Safi'i, akademisi Unair Dr. Airlangga Pribadi, Asisten III Setdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Jazuli, serta politikus PKS H. Irwan Setiawan.
Peringatan haul ini kemudian ditutup dengan tausiyah, doa, dan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh akademisi muda NU, Prof. Moh Mukhrojin. Beliau merupakan Ketua Umum MUI Kecamatan Sukolilo sekaligus pengasuh Pesantren Bismar Al Mustaqim, Surabaya.






