Rabu, 28 Juli 2021 21:02

Punya Banyak Inovasi Pelayanan Publik, Sidoarjo Dinobatkan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif

Jumat, 18 Desember 2020 19:36 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Mustain
Punya Banyak Inovasi Pelayanan Publik, Sidoarjo Dinobatkan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif
PRESTASI: Hudiyono didampingi Kepala Bappeda Heri Soesanto dan Plt. Kadiskominfo Soelistianto saat menerima IGA 2020, Jumat (17/12/2020). (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Sidoarjo kembali menerima penghargaan di penghujung tahun. Usai penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kemenkumham, Senin (14/12/2020) lalu, kali ini Sidoarjo menerima penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) 2020 dari Kemendagri.

Melalui penghargaan tersebut, Kemendagri menobatkan Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten kategori sangat inovatif dengan nilai skor indeks di atas 1.000. Setelah sebelumnya, Sidoarjo absen tidak lolos di ajang IGA 2019.

Mendagri Tito Karnavian yang diwakili Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian (BPP) Kemendagri Agus Fatoni menyerahkan langsung penghargaan IGA 2020 kepada Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo Hudiyono di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).

Diraihnya penghargaan tersebut karena Sidoarjo dinilai termasuk salah satu kabupaten dengan jumlah inovasi terbanyak dan dianggap memberikan solusi dan terobosan dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan berhasil mewujudkan good governance, dan penyelenggaraan urusan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan indeks penilaian daerah tahun 2020.

BACA JUGA : 

Polresta Sidoarjo Bersama Dinkes Gelar Pelatihan Aplikasi Silacak kepada 347 Bhabinkamtibmas

Kebut Pembangunan Frontage Road, Pemkab Sidoarjo Bongkar Puluhan Bangunan di Desa Gedangan

Raperda Hampir Rampung, Penerapan Pajak Online di Sidoarjo Butuh Anggaran Besar

​DPRD Sahkan Perda RPJMD 2021-2026, Bupati Singgung Visi Sidoarjo

Agus Fatoni mengatakan, kompetisi inovasi merupakan cikal bakal dari upaya menuju daya saing meningkatkan daerah yang kemudian menjadi daya saing meningkatkan di tingkat nasional.

"Lebih cepat, lebih murah, lebih mudah, dan lebih baik merupakan moto pelayanan kepada masyarakat. Memangkas prosedur pelayanan menjadi tolok ukur dalam pelayanan pemerintah daerah," cetus Agus Fatoni.

Kegiatan ini merupakan barometer bagi pemerintah daerah dengan mengukur dan mengevaluasi inovasi pemerintah daerah. Sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Good governance melalui Peraturan Bupati Sidoarjo yang mewajibkan satu OPD minimal membuat satu inovasi. Dari kebijakan tersebut OPD di Sidoarjo berlomba-lomba membuat inovasi.

Ada ratusan inovasi yang sudah dibuat OPD dan setelah diseleksi oleh Bappeda Sidoarjo sebagai leading sektor kompetisi IGA 2020 dan akhirnya jumlah inovasi yang implementasinya cukup dan dikirim ke Kemendagri sebanyak 77 inovasi.

Inovasi di bidang kesehatan, RSUD Sidoarjo membuat inovasi Alamak (Anak Lahir Membawa Akta Kelahiran). Alamak oleh Kemendagri dinilai sebagai inovasi yang memudahkan para orang tua. Di mana anak yang baru lahir bisa langsung mendapatkan surat akta kelahiran sebelum keluar rumah sakit.

Kemudian ada inovasi Calisline atau baca tulis online. Inovasi di bidang pendidikan ini mampu mengubah kebiasaan anak menggunakan gadget atau ponsel androidnya untuk menulis dan diunggah secara online.

Inovasi yang dikembangkan SMPN 4 Sidoarjo dinilai telah berhasil membuat siswanya produktif menulis dan membaca secara online melalui website Calisline.

Dengan didampingi Kepala Bappeda Heri Soesanto dan Plt. Kepala Dinas Kominfo Soelistianto, Pj. Bupati Hudiyono memberikan apresiasi kepada jajaran OPD Sidoarjo atas kerja sama tim yang kompak membuat inovasi daerah yang akhirnya oleh Kemendagri dinilai positif bagi peningkatan pelayanan publik Sidoarjo.

"Capaian kinerja teman-teman OPD dalam membuat terobosan inovasi akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Sidoarjo dipilih sebagai kabupaten paling inovatif. Penghargaan ini memacu kami untuk terus berinovasi," ungkap Hudiyono.

Tujuan memperbanyak inovasi, satu OPD minimal satu inovasi, tambah Hudiyono, agar pemerintah mendekatkan diri kepada masyarakat, pelayanan pemerintah lebih mudah diakses.

"Dan pelayanan Pemkab Sidoarjo yang jemput bola turun ke masyarakat langsung juga ada, seperti layanan perekaman e-KTP bagi warga disabilitas dan lanjut usia," terang Hudiyono.

Pelayanan jemput bola perekaman e-KTP dilakukan Dispendukcapil Sidoarjo. Melalui inovasi Dilan (Disabilitas dan Lanjut Usia), Dispendukcapil Sidoarjo turun mendatangi rumah para disabilitas dan lanjut usia untuk melakukan perekaman e-KTP di rumah warga.

Layanan kependudukan tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan juga mudah diakses melalui website dan android. Pemkab Sidoarjo sudah membuat aplikasi Sipraja. Aplikasi Sipraja bisa diunduh elalui aplikasi Play Store android.

"Dengan inovasi Sipraja mengurus surat-surat di desa sampai kecamatan sudah bisa diakses lewat online," beber Cak Hud, panggilan karib Hudiyono.

Pada sektor perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo sudah membuat layanan terintegrasi lintas OPD melalui aplikasi Sippadu. Seperti layanan mengurus surat izin dari Dinas Kesehatan dan Lingkungan Hidup bisa diakses satu pintu dari DPMPTSP.

Layanan mengurus izin lintas OPD masyarakat bisa mengakses website DPMPTSP. Untuk melacak dan mengetahui proses surat izin bisa mengakses aplikasi IMS (Intelegence Monitoring System).

Masyarakat juga bisa melakukan cetak mandiri, DPMPTSP sudah menyiapkan program aplikasi Sitari (Surat Izin Cetak Mandiri). Dengan Sitari pemohon bisa mencetak sendiri surat izin dari rumah. (sta/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...