Senin, 18 Januari 2021 15:11

Sanitary Landfill Beroperasi Tahun Depan, Pemkab Sidoarjo Ubah TPA Jabon Jadi Taman

Sabtu, 14 November 2020 11:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Sanitary Landfill Beroperasi Tahun Depan, Pemkab Sidoarjo Ubah TPA Jabon Jadi Taman
TINJAU: Pj. Bupati Hudiyono melihat proyek Sanitary Landfill di dekat TPA Jabon, Jumat (13/11). foto: ist.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sidoarjo berencana mengoperasikan Sanitary Landfill pada tahun 2021. Sistem pengelolaan sampah itu bakal menggantikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon. Nantinya, lahan bekas TPA bakal disulap jadi taman.

Diketahui, Sanitary Landfill adalah sistem pengelolaan (pemusnahan) sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya, dan kemudian menimbunnya dengan tanah.

Rencana pengoperasian Sanitary Landfill pada tahun 2021 ini diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo Hudiyono didampingi Kepala Dinas LHK Sigit Setyawan saat mengunjungi TPA Jabon, Jumat (13/11).

Hudiyono melihat langsung kondisi TPA Jabon. Pria yang akrab disapa Cak Hud itu juga sempat berbincang dengan sejumlah petugas di TPA, dan beberapa warga sekitar.

"TPA ini sudah hampir penuh. Sekarang ini volumenya sudah sekitar 92 persen, atau kapasitasnya tinggal tersisa sekira 8 persen saja," kata Cak Hud.

Karenanya, Pj. Bupati juga memberi semangat kepada para pekerja agar lebih maksimal menjalankan tugas. Jangan sampai TPA itu overload sebelum Sanitary Landfill di sekitar lokasi pembuangan sampah itu dioperasikan.

Dalam kunjungannya ini, Hudiyono juga meninjau proyek pembangunan Sanitary Landfill yang berada di dekat TPA Jabon. Proyek pembangunan tempat pengolahan sampah itu juga sudah hampir selesai.

"Pembangunan Sanitary Landfill sudah sekira 95 persen. Akhir tahun ini sudah selesai, dan bisa dioperasikan mulai tahun depan," beber Cak Hud.

Sebagai informasi, area pengolahan sampah itu dibagi dua jenis. Composting untuk sampah hijau yang diolah menjadi pupuk kompos. Seperti sampah bekas sayur dan sebagainya. Kapasitas composting ini bisa mencapai 35 ton per hari.

Kemudian ada sorting, berfungsi memilah sampah plastik. Kapasitasnya mencapi 15 ton per hari. Ada juga leachate yang berfungsi memfilter air lindi atau air sampah untuk diolah agar baku mutunya terkontrol sehingga bisa dibuang ke sungai.

"Sanitary landfill ini berada di area seluas 8 hektare. Tahun 2021 besok mulai dioperasikan. Sedangkan area TPA yang sudah tidak berfungsi, ke depan akan kita jadikan taman," urai Cak Hud. (sta/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...