Rabu, 02 Desember 2020 03:32

Disiplinkan Warga, Petugas Gabungan Berencana Gelar Kembali Operasi Yustisi di Kabupaten Pasuruan

Selasa, 29 September 2020 16:01 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
Disiplinkan Warga, Petugas Gabungan Berencana Gelar Kembali Operasi Yustisi di Kabupaten Pasuruan
Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan saat memakaikan masker kepada salah satu pengendara motor yang kedapatan tidak mengenakan masker di Simpang 3 Pasar Bangil. (foto: ANDY F/ BANGSAONLINE)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Masih banyaknya masyarakat yang kurang mengindahkan protokol kesehatan (prokes) saat melakukan aktivitas sehari-hari, menjadi perhatian serius bagi Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Rencana dalam waktu dekat ini, OPD penegak perda tersebut akan melakukan kembali operasi yustisi bersama dengan jajaran kepolisian dan TNI.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana menuturkan, sasaran operasi yustisi nantinya tetap di lokasi yang rawan ada kerumunan massa, di mana masyarakat sering mengabaikan protokol kesehatan.

"Dalam operasi nanti, masyarakat yang terbukti melanggar prokes seperti tidak menggunakan masker saat keluar rumah, ke pasar ataupun tempat umum lainnya, mereka yang terbukti melanggar saat operasi berlangsung, mereka kita sidang tipiring," ujarnya, Selasa (29/9/2020).

"Mereka yang kedapatan melanggar, langsung kita sidang di tempat dan dikenakan denda sesuai Perda Provinsi Jatim Nomor 2 Tahun 2020 tentang Ketertiban Umum," sambungnya.

Ia menambahkan, untuk besaran denda bagi pelanggar prokes Covid-19 bukan Satpol PP yang menentukan, tetapi hakim yang melakukan sidang di tempat.

"Tujuan dari operasi ini adalah untuk mendisplinkan masyarakat untuk mematuhi prokes dalam aktivitas di luar rumah, sehingga penularan virus corona bisa ditekan semaksimal mungkin," imbuhnya.

Ketika ditanya lokasi mana saja yang rencananya akan dilakukan operasi yustisi, Mantan Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan tersebut enggan memberikan jawaban secara detail. Ia hanya mengatakan sudah melakukan pemetaan beberapa lokasi atau kecamatan yang masyarakatnya kurang disiplin menerapkan prokes.

"Kalau untuk lokasi operasi yustisi masih dirapatkan tim," jawabnya singkat. (bib/par/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...