BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bangkalan menyampaikan pandangan umum terhadap nota pengantar perubahan APBD tahun anggaran 2020 dalam paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, Senin (10/8/2020).
Rapat paripurna terbuka untuk umum ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangkalan Drs. Mohni, Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad, fraksi, dan beberapa pempinan OPD terkait.
BACA JUGA:
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Progam Bunga Nol Persen untuk UMKM: Harus Tepat Sasaran
- Aksi Mahasiswa di Bangkalan Soroti Infrastruktur dan Layanan Publik
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Pemkab Lakukan Sidak Pajak Restoran
- Kinerja Pelayanan Publik di Bangkalan Merosot, Dewan Desak Perombakan Total
Dari tujuh fraksi yang ada, 3 di antaranya membacakan pandangan umum, yakni Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Fraksi gabungan PAN dan Golkar, serta Fraksi gabungan PKS dan Hati Nurani. Sementara 4 Fraksi lainnya, yakni Gerindra, PPP, PDIP, dan Demokrat tidak membacakan Pandangan Umumnya.
Dalam pandangan umumnya, F-PKB menyoroti perihal turunnya proyeksi Kapasitas Fiskal Daerah Pemerintah Kabupaten Bangkalan tahun 2021.
"Rendahnya proyeksi penerimaan daerah yang bersumber dari PAD dan BHP tahun anggaran 2020 perubahan, hal ini akan berakibat pada turunnya Klasifikasi Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah," ujar Ahmad Fauzi, Juru Bicara Fraksi PKB.
Sementara fraksi Keadilan Hati Nurani menyorot data asumsi pertumbuhan ekonomi dan inflasi dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bangkalan TA 2020 yang dinilai tidak empirik dan kontradiksi dengan data BPS Jatim Tahun 2020.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




