Minggu, 05 Juli 2020 11:42

Pemkot Surabaya Kembali Terima Bantuan Ribuan APD dari Kemenkes

Senin, 01 Juni 2020 20:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Pemkot Surabaya Kembali Terima Bantuan Ribuan APD dari Kemenkes
Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Muhammad Budi Hidayat beserta jajaran usai menyerahkan bantuan di Balai Kota Surabaya, Senin (01/6). foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemkot Surabaya kembali menerima bantuan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Ikhsan, beserta Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita di Balai Kota Surabaya, Senin (01/6).

Feny-sapaan Febria Rachmanita menyatakan bahwa bantuan dari Kemenkes tersebut terdiri dari baju hazmat berjumlah 20.040 serta 10.000 masker KN95. Namun demikian, Kemenkes sebelumnya juga telah memberikan bantuan kepada Pemkot Surabaya berupa reagen PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Kit berjumlah 4.000, serta 15 ribu APD.

Feny yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) ini mengaku akan langsung memanfaatkan bantuan tersbut untuk percepatan penanganan Covid-19 di Surabaya. Selain itu, bantuan ini juga didistribusikan untuk rumah sakit rujukan dan non rujukan, serta beberapa fasilitas kesehatan (faskes).

“Bantuan ini intinya untuk (penanganan Covid-19) di Kota Surabaya. Kemarin juga ada 15 ribu bantuan (APD) dari Kemenkes untuk distribusinya ke beberapa rumah sakit rujukan maupun non rujukan, puskesmas, dan beberapa faskes,” akunya.

Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Muhammad Budi Hidayat mengatakan, bantuan untuk Pemkot Surabaya ini bertujuan untuk percepatan penanganan kasus Covid-19 yang ada di Kota Pahlawan.

"Hari ini ada bantuan dari Kemenkes dalam rangka percepatan penanganan kasus Covid-19 yang ada di Surabaya. Alhamdulillah, ini akan digunakan untuk Kota Surabaya dan jajarannya, mudah-mudahan ini bisa membantu," kata dr. Muhammad Budi.

Bahkan, ia memastikan ke depan akan terus memberikan perhatian untuk Kota Surabaya. Jika ke depan Surabaya masih membutuhkan bantuan serupa, tidak menutup kemungkinan Kemenkes akan kembali mengirim.

"Nanti kita lihat dari situasi yang ada nanti, kita lihat apakah perlu ada lagi (bantuan), tergantung situasi," pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...