Sabtu, 11 Juli 2020 04:52

​Mau Salat Sendiri Bingung, Warga Sumbersari Jember Salat Id di Jalan Raya

Minggu, 24 Mei 2020 19:27 WIB
Editor: MMA
​Mau Salat Sendiri Bingung, Warga Sumbersari Jember Salat Id di Jalan Raya
BINGUNG. Ratusan masyarakat di sekitar Masjid Al Hidayah Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur bingung karena tak bisa melaksanakan salat Id sendiri di rumah. Mereka pilih salat Idul Fitri di luar masjid, di Jalan Raya. foto: YUDI INDRAWAN/ BANGSAONLINE

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Karena bingung dan tak bisa melaksanakan salat Idul Fitri sendiri di rumah, akhirnya sebagian warga tetap salat Id di masjid-masjid. Inilah yang dialami beberapa masyarakat di sekitar Masjid Al Hidayah Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur. Takmir masjid pun tak kuasa menolak karena masyarakat minta agar masjid di daerah tetap menggelar salat Idul Fitri.    

Akhirnya mereka tetap melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri di masjid, meski Pemkab Jember mengimbau beribadah di rumah masing-masing. Hanya saja takmir masjid mengimbau agar jemaah mengikuti protokol kesehatan untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, para jemaah memilih salat Id di jalanan daripada di dalam masjid. Alasannya, untuk menghindari ruangan ber-AC dan tertutup.

"Saya lebih memilih salat di jalanan daripada di dalam. Karena khawatir kalau di dalam ruangan kan ber-AC udaranya tidak alami. Mau di teras sudah penuh," kata salah seorang jemaah Prasetyo Heru Saputra saat dikonfirmasi usai salat id, Minggu (24/5/2020).

Pria yang akrab dipanggil Pras mengatakan, dirinya mengetahui bahwa pemerintah menghimbau untuk melaksanakan salat id berjamaah di rumah.

"Tapi rasanya kurang berkesan, dan mau salat sendiri bingung melaksanakannya. Jadi kami sekeluarga tetap ke masjid, dengan harapan semoga Virus Corona ini hilang," katanya.

Senada dengan yang disampaikan Pras, jemaah salat Id lainnya, Muhammad Zulkarnain Nanda Setiawan juga memilih salat di jalanan.

"Karena lebih terbuka udaranya, juga kita sekeluarga menerapkan social distancing. Jadi tetap menjaga aman," katanya.

Pria yang akrab dipanggil Nanda ini mengatakan, pihak takmir masjid memang menerapkan aturan protap kesehatan, dan tadi jemaah sebelum masuk masjid tangannya disemprot hand sanitizer.

"Mau cuci tangan kan gak efisien, karena masih repot banyak yang akan salat. Tapi disemprot dengan hand sanitizer juga cukup, ditambah imbauan menggunakan masker," katanya.

Ketua Takmir Masjid Al Hidayah HM. Sutaryanto mengatakan, pelaksanaan Salat Id berjemaah ini digelar karena permintaan masyarakat sekitar.

"Tapi kami menekankan aturan untuk langkah antisipasi dengan menghimbau jemaah cuci tangan sebelum berangkat ke masjid, antar jemaah berjarak minimal 1 meter, dan tradisi setelah salat bersalam-salaman ditiadakan karena situasi Virus Corona sekarang," ulasnya.

Selain itu untuk menimalisir jumlah jemaah agar tidak terlalu padat, pihak takmir hanya menggunakan pengeras suara dari dalam masjid.

"Tidak seperti biasa untuk sound system kami tidak pakai yang di luar (masjid) dan besar. Hanya dari dalam saja. Agar tidak menarik masyarakat. Karena pelaksanaan salat Id ini hanya kalangan masyarakat sekitar. Juga tidak banyak jemaah berkerumun," pangkasnya.(ata/yud )

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...