Sabtu, 04 Juli 2020 08:49

Sopir Truk Pengangkut Telur Tujuan Blitar-Jakarta Meninggal dengan Status sebagai PDP

Rabu, 13 Mei 2020 12:05 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Sopir Truk Pengangkut Telur Tujuan Blitar-Jakarta Meninggal dengan Status sebagai PDP
Suasana pemakaman sopir truk pengangkut telur yang meninggal, oleh petugas dengan mengenakan APD lengkap.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang sopir truk bermuatan telur tujuan Jakarta meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dia adalah seorang laki-laki, berusia 56 tahun warga Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, pasien meninggal Selasa (12/5/2020) pagi kemarin, setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

"Jadi di Kabupaten Blitar ada tambahan satu PDP meninggal dunia. Dia adalah seorang pria warga Kecamatan Garum, berusia 56 tahun. Pekerjaan sehari-hari sopir kirim telur dari Blitar ke Jakarta," ungkap Krisna, Rabu (13/5/2020).

Pasien dilaporkan baru kembali dari Jakarta. Kemudian pada 3 Mei pasien mengeluhkan sakit dan berobat ke bidan desa. Saat itu pasien diarahkan untuk dirujuk ke rumah sakit namun pasien menolak.

Kemudian pada 10 Mei pasien di bawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dengan keluhan batuk, sesak napas, dan muntah-muntah.

"Setelah itu pada 11 Mei pasien dinyatakan sebagai PDP karena memiliki riwayat dari Jakarta. Setelah menjalani perawatan selama dua hari pada 12 Mei pagi pasien meninggal dunia," jelasnya.

Pasien kemudian dimakamkan sesuai protokol tetap penanganan pasien Corona. Tim Gugus Tugas kemudian langsung melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien meninggal dunia.

Kepada mereka yang pernah kontak erat ini akan dilakukan rapid test. Sementara pasien dimakamkan sesuai protap penanganan pasien Corona.

Sebelum meninggal, pasien sempat diambil sampel swab-nya oleh petugas rumah sakit. Untuk memastikan pasien positif atau negatif Corona.

"Jadi berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak RSUD Ngudi Waluyo, sebelum meninggal pihak rumah sakit sudah mengambil sampel swab untuk memastikan apakah pasien ini positif atau negatif Corona," ujarnya.

Untuk diketahui saat ini jumlah PDP di Kabupaten Blitar sebanyak 32 orang. Rinciannya 17 sembuh, 5 dirawat dan 10 meninggal dunia. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...