Jumat, 10 Juli 2020 23:41

Kemenkes Bantu Pemkot Surabaya 4.000 Alat Swab Test

Jumat, 01 Mei 2020 20:32 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
Kemenkes Bantu Pemkot Surabaya 4.000 Alat Swab Test
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menerima bantuan alat-alat kesehatan (alkes) dari Kementerian Kesehatan RI pada Kamis (30/4/2020) malam.

Bantuan alkes berupa alat swab test jenis PCR (Polymerase Chain Reaction), dan Kit (perlengkapannya) itu dikirim ke Surabaya secara bertahap. Sementara ini, baru 2.000 yang tiba di Surabaya, dan 2.000 lagi masih proses pengiriman.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI, Letjend TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K)RI karena telah membantu pemerintah kota dalam penanganan Covid-19.

"Saya sampaikan terima kasih ke Pak Menteri, karena sudah dibantu. Alat-alat kesehatan itu tadi malam sudah sampai (di Surabaya),” kata Wali Kota Risma, Jumat (1/5/2020).

Presiden UCLG Asia Pasifik ini mengungkapkan, bantuan tersebut sangat berarti bagi Pemkot Surabaya, karena sejumlah pasien yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) hingga saat ini masih menunggu swab test di rumah sakit maupun di rumahnya, sembari mereka melakukan isolasi mandiri.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan dengan alat kesehatan itu diharapkan bisa memutus mata rantai penularan Covid-19, karena memudahkan pemilahan mana yang negatif dan positif.

Sementara dengan adanya bantuan PCR dan Kit dari Kementerian Kesehatan, nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap OTG, ODP, dan PDP.

“Pemeriksaan secara masif terhadap OTG, ODP, dan PDP sesuai data pemerintah kota akan terus dilakukan, apalagi sudah ada bantuan alat ini,” katanya.

Berikut alkes yang diterima Pemkot Surabaya dari Kementerian Kesehatan, seperti MA-6000 Real Time PCR System sebanyak 1 unit, Novel Coronavirus (2019-nCov) Nucleic Acid Diagnostic Kit (PCR Flourescence Probing) 84 pack yang masing-masing berisi 24 test, Sample Release Reagent 84 pack masing-masing terdapat 24 test, Throat Swab and Sample Storage Reagent 84  pack yang masing-masing berisi 24 test, serta PCR Tube 84 pack yang per pack-nya terdiri dari 24 test.

Febri memastikan, saat ini Pemkot Surabaya masih menunggu 2.000 unit Reagen Extract RNA dari BNPB-Litbangkes yang sampai saat ini masih dalam proses pengiriman. “Sekarang ini baru berangkat, untuk dikirim ke Surabaya,” tutur mantan Kabid Pengembangan SDM Satpol PP.

Diketahui, bantuan dari Kementerian Kesehatan tersebut diberikan setelah Risma berkomunikasi langsung dengan Menteri Kesehatan Indonesia guna mendapatkan bantuan PCR untuk swab test.

Pada 25 April lalu, bantuan berupa Reagent PCR dari Kemenkes telah disalurkan melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur.

Namun, karena hingga tanggal 29 April 2020 bantuan itu belum diterima, Risma kembali meminta bantuan Kemenkes. Setelah mendengar informasi dari Wali Kota Surabaya, Kemenkes langsung mengirim alkes berupa PCR dan Kit yang akhirnya diterima pada Kamis (30/04/2020) malam. (ian/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...