Senin, 28 September 2020 05:55

​DPRD Tuban Dorong Percepatan Penanganan Covid-19

Rabu, 08 April 2020 21:33 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​DPRD Tuban Dorong Percepatan Penanganan Covid-19
DPRD Tuban saat menggelar rapat bersama Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Tuban, Rabu (8/4).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - DPRD Kabupaten Tuban meminta pemkab setempat melakukan percepatan dalam upaya penanganan wabah Covid-19 di Bumi Wali. .Hal ini disampaikan Ketua DPRD Tuban H. M Miyadi usai menggelar rapat bersama Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Tuban, Rabu (8/4).

Ketua DPRD Tuban H. M. Miyadi menyampaikan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi Forkopimda dengan gugus tugas terkait penanganan Covid-19. DPRD memberi respons positif terhadap apa yang sudah dilakukan oleh pemda dalam penanganan Covid-19 selama ini.

Meski demikian, hasil pemantauan anggota dewan, penanganan Covid-19 di Tuban masih perlu banyak evaluasi. Di mana, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi di lapangan. Untuk itu, DPRD tuban meminta pemkab untuk terus meningkatkan upaya percepatan penanganan Covid-19 ini.

"Fakta di lapangan ada beberapa kendala, seperti anggaran gugus tugas di Kecamatan belum cair, Pemdes masih ragu menganggarkan anggaran desa untuk pencegahan Covid-19," ujar Miyadi.

Tak hanya itu, anggota dewan menemukan banyak disinformasi tentang Covid-19 di masyarakat apalagi di perdesaan sehingga diharap pemda lebih aktif menyosialisasikan informasi terkait Covid-19 melalui Dinas Kominfo. 

Tak kalah pentingnya, adanya mobilitas penduduk sangat sulit dibendung dan harus dibarengi dengan adanya SOP yang jelas dan tegas untuk mengontrol setiap warga yang keluar masuk di wilayah Kabupaten Tuban.

"Harus ada SOP yang jelas karena banyaknya warga yang keluar-masuk Tuban. Ini diperlukan tempat karantina bagi pendatang, ruang isolasi yang memadai," tuturnya.

Dewan mengharapkan anggaran penanganan tersebut untuk ditambah lagi karena memang tingkat kebutuhan masih tinggi. Kebutuhan APD misalnya, untuk di RSUD Dr. R. Koesma saja menurut perhitungan direkturnya setiap bulan butuh 1.368 APD. Belum ditambah jika menambah ruang isolasi di puskesmas-puskesmas.

Sementara itu, Sekda Tuban Budi Wiyana menjelaskan, beberapa langkah yang sudah diambil pemerintah daerah dalam rangka mengani persebaran Covid-19. Yakni, pembentukan Gugus Tugas yang telah disesuaikan dengan SE Gubernur Jatim dan SE Mendagri. Selanjutnya, percepatan gugus tugas dibuat kembali dengan diketuai langsung Bupati Tuban dan melibatkan Forkompimda serta OPD terkait.

"SE dan instruksi Bupati sudah diturunkan kepada stakeholder dan aparatur sampai pada tingkat bawah. Meliputi bidang sosial, perekonomian, pendidikan, kesehatan dan lain-lain," ujarnya.

Lebih lanjut, Pemkab Tuban juga telah melakukan upaya preventif dengan sosialisasi dan upaya pencegahan seperti penyemprotan, pembagian masker dan APD lainnya. Sementara dalam rangka penganggaran telah tersedia anggaran Rp 1,5 miliar dari anggaran tak terduga yang dialokasikan untuk pembelian peralatan kesehatan dan obat-obatan.

"Untuk realokasi telah dianggarkan sekitar Rp 14 miliar, anggaran itu digunakan untuk pembelian obat-obatan, APD, pembuatan ruang isolasi di RS Ali Mansyur Jatirogo, insentif untuk tenaga medis, anggaran untuk gugus tugas di kecamatan. Termasuk pendirian posko di wilayah perbatasan yaitu Bulu, Widang dan Soko," pungkasnya. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...