ODP di Jember yang Meninggal Berprofesi Kontraktor, Istrinya Sempat Dirawat di RS karena Hepatitis

ODP di Jember yang Meninggal Berprofesi Kontraktor, Istrinya Sempat Dirawat di RS karena Hepatitis Ilustrasi.

Sutik menyarankan wartawan agar mencari informasi ke rumah sakit. "Lebih jelasnya langsung saja ke rumah sakit mas. Saya hanya sepengetahuan saya saja. Umur yang meninggal 44 tahun itu," katanya.

Sementara itu, wartawan belum bisa mengonfirmasi Kepala RSUD dr. Soebandi , dr. Hendro. Saat dihubungi via seluler maupun aplikasi percakapan WhatsApp, ia belum menjawab.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Dyah Kusworini enggan untuk berkomentar. Saat dikonfirmasi melalui ponselnya, ia mengaku sedang sibuk dan menyarankan konfirmasi ke Kadiskominfo .

"Saya masih sibuk, langsung saja konfirmasi ke Pak Gatot (Kadiskominfo)," jawabnya singkat.

Kadiskominfo Gatot Triyono, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan warga Jalan Raden Patah yang meninggal berstatus ODP Corona. "Iya ODP," katanya.

Ia menjelaskan, prosesi pemakaman yang menggunakan SOP sebagai antisipasi, karena yang bersangkutan belum dipastikan negatif . "Dikebumikan sesuai protap petugas, kan jaga-jaga mas," jawabnya melalui WhatsApp. (ata/yud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Detik-Detik Warga Desa Lokki Maluku Nekat Rebut Peti Jenazah Covid-19':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO