NGAWI, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka mendukung pencegahan menyebarnya virus Corona, Kepala UPT Terminal Kertonegoro Ngawi, Ali Imron Hariyadi, menjadikan mobil dinasnya sebagai kendaraan siaga.
"Sebenarnya ini adalah kendaraan inventaris untuk kepala terminal. Tapi karena saya sudah mempunyai kendaraan pribadi, alangkah lebih baik kalau kendaraan ini bermanfaat untuk orang lain," jelas Ali Imron Hariyadi, Kepala Terminal Kertonegoro saat ditemui HARIAN BANGSA, Jumat (03/04).
BACA JUGA:
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
- Gandeng Kejari, Pemkab Ngawi Perkuat Payung Hukum Program Strategis Daerah
Ia mengungkapkan, pemanfaatan mobil dinas untuk kendaraan siaga itu didasari keluhan dari komunitas Terminal Kertonegoro Ngawi, tentang kesulitannya saat hendak mengantar orang sakit.
Menurutnya, sering kali penumpang bis tiba-tiba pingsan saat di terminal tipe A tersebut. "Saya sering mendapat keluhan ada pedagang asongan yang harus mengantarkan keluarganya berobat ke Madiun, harus sewa kendaraan Rp 600 ribu belum biaya pengobatan," terangnya.

Karena itu, ia mempersilakan kendaraan jenis Avanza keluaran tahun 2017 tersebut difungsikan untuk kendaraan sosial bagi yang membutuhkan. Tentunya tidak dipungut biaya sepeser pun, alias gratis.
Nantinya, kendaraan siaga tersebut akan disiagakan di dalam terminal, dekat penurunan penumpang. "Yang pasti kendaraan ini saya siapkan 24 jam untuk kepentingan sosial, dan saya melarang bagi petugas yang menarik ongkos kalau ada yang membutuhkan," pungkasnya. (nal/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




