Sabtu, 06 Juni 2020 19:59

Teleconference dengan Gubernur, Bupati Sambari Minta Tambahan APD untuk Pelindung Paparan Covid-19

Jumat, 27 Maret 2020 22:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Teleconference dengan Gubernur, Bupati Sambari Minta Tambahan APD untuk Pelindung Paparan Covid-19
Bupati Sambari didampingi Wabup Qosim saat teleconference dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menyampaikan berbagai permintaan untuk beberapa kebutuhan Rumah Sakit di Gresik yang menjadi Rumah Sakit rujukan penanganan COVID-19. Permintaan ini disampaikan Sambari saat rapat via teleconfrence dengan Gubernur Jatim, Khofifah Jndar Parawansa, Jum’at (27/3).

Bupati didampingi Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim dan Plh Sekda Gresik yang juga Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan COVID-19, Nadlif. Kepala BPPKAD, Kepala Bappelitbanda, Inspektur, Kepala DPMD, dan Kepala Diskominfo.

Bupati menanyakan kerja sama dengan Pemprov Jawa Timur tentang dukungan Alat Pelindung Diri (APD) beserta beberapa hal lain terkait pencegahan Covid-19 di Gresik.

Ia menyampaikan kebutuhan tambahan masker yang akan didistribusikan ke beberapa Rumah Sakit. Selain itu, untuk RS Rujukan, Bupati menyampaikan kebutuhan sarana prasarana lain termasuk rapid test dan Virus Chlamydia and Mycoplasma (VCM) tes.

"Kami sudah menyiapkan dananya, berapa pun kami siap dananya untuk penanganan Covid-19, karena Forkopimda dan legislatif telah mendukung kami. Tapi kami kesulitan untuk membelinya di mana?," tanya Bupati kepada Gubernur dalam teleconference.

Bupati juga menyampaikan tentang karyawan perusahaan yang sampai saat ini masih sulit untuk menerapkan Work From Home (WFH).

"Kalau terpaksa diliburkan, mungkin perusahaan akan tidak membayar karyawan yang bersangkutan. Jadi saya hanya memberikan solusi agar pihak perusahaan menyiapkan APD, terutama masker, hand sanitizer, dan disinfektan. Kami juga meminta perusahaan untuk menerapkan social distancing, artinya menjaga jarak antar karyawan," jelasnya.

Beberapa kekhawatiran juga disampaikan bupati, tentang situasi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Bupati khawatir masyarakat bermigrasi dari dan ke Gresik baik itu dari luar kota maupun dari luar negeri (LN).

"Kami mohon Gubernur memberlakukan kebijakan, baik itu kebijakan antar provinsi maupun antar negara. Karena kami yakin banyak masyarakat bermigrasi baik yang dari atau ke Gresik," katanya.

Sementara dari ujung sambungan teleconference, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjawab satu per satu permintaan Bupati Sambari.

Terkait APD serta sarana yang lain, Gubernur meminta kepada Kadinkes Gresik untuk order ke Dinkes Provinsi Jawa Timur. "Dalam lima hari terakhir ini kami sudah berusaha mencari beberapa kebutuhan terkait sarana dan prasarana ini untuk pencegahan Covid-19 ini. Terkait VCM, kami sudah order dengan agensia. Semua itu tentunya harus sesuai standard WHO," katanya.

Tentang pekerja migran yang pulang ke Jawa Timur, Pemprov Jatim sudah menyiapkan shelter di bandara dengan sarana rapid test.

Sementara keluhan bupati terkait pekerja perusahaan, Gubernur menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan dan organisasi yang membidangi. Beberapa perusahaan telah meliburkan karyawannya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...