Pemkab Gresik dan Industri Migas Beri Bantuan ke 4.895 Nelayan

Pemkab Gresik dan Industri Migas Beri Bantuan ke 4.895 Nelayan Wakil Bupati Gresik ketika menyerahkan bantuan kepada salah satu nelayan. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik berkolaborasi dengan perusahaan migas menyalurkan bantuan kepada 4.895 nelayan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. 

Penyaluran simbolis dilakukan Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, kepada 200 nelayan di wilayah Gresik Utara dalam acara Bhakti Nelayan Berdaulat yang dirangkai dengan Safari Ramadhan di Kecamatan Ujungpangkah, Rabu (11/3/2026).

Dalam sambutannya, Alif menegaskan potensi perikanan Gresik cukup besar, namun nelayan kerap menghadapi musim paceklik yang menurunkan hasil tangkapan. Karena itu, Pemkab Gresik berkomitmen menghadirkan program yang mendukung keberlanjutan usaha perikanan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan memperkuat ketahanan ekonomi pesisir.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKK Migas serta seluruh perusahaan yang tergabung dalam KKKS Jabanusa termasuk PT PGN Saka Energi Indonesia, Petronas, dan PT Pertamina Hulu Energi West Madura Energy yang telah menunjukkan kepedulian melalui program tanggung jawab sosial perusahaan kepada nelayan Gresik," kata Alif.

Bantuan yang disalurkan berupa 4.895 paket kebutuhan pokok dari Pemkab Gresik dan perusahaan migas mitra. Alif berharap, kegiatan ini meringankan beban nelayan dan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik, Eko Anindito, menyebut kegiatan ini merupakan program berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. 

"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan dan berkembang, sehingga nelayan di Gresik semakin mandiri dan sejahtera," ujarnya.

Sedangkan Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Dimas Ario Rudhy Pear, menegaskan program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi nelayan di sekitar wilayah operasional migas. 

"Mudah-mudahan bantuan diberikan bisa meringankan beban nelayan saat cuaca ekstrem dan meningkatkan produktivitas mereka," tuturnya. (hud/mar)