Penandatanganan perjanjian kerja sama terkait Pemanfaatan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II).
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas (Lembaga Minyak dan Gas Bumi) bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II), Kamis (11/6/2026).
Kerja sama ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas bumi nasional, sekaligus memperkuat integrasi jaringan transmisi gas di Pulau Jawa, dalam rangka mendukung ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:
- Dukung Distribusi Energi Nasional, KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM pada Januari-Mei 2026
- Evaluasi Pasokan BBM, Pertamina Tegaskan Distribusi Energi Tetap Lancar
- Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax, Pertamina Pastikan Stok BBM di Jatimbalinus Aman
- Heboh Pertamax Naik, Segini Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo Per Hari ini
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, dan Kepala BBPMGB Lemigas, M. Halim Sariwardana. Halim menegaskan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan infrastruktur gas bumi dimanfaatkan secara optimal.
“Cisem II merupakan infrastruktur strategis yang dibangun untuk memperkuat konektivitas jaringan gas bumi nasional. Melalui kolaborasi dengan Pertagas, kami berharap pemanfaatan aset ini dapat berjalan optimal, memberikan manfaat ekonomi lebih besar, serta mendukung ketersediaan energi bagi sektor industri, kelistrikan, dan masyarakat,” paparnya.
Indra menambahkan kerja sama ini adalah wujud sinergi pemerintah dan BUMN dalam mengelola aset strategis negara.
“Pemanfaatan Cisem II memiliki nilai strategis dalam memperkuat konektivitas jaringan transmisi gas bumi nasional, meningkatkan keandalan pasokan energi, serta membuka peluang pengembangan pasar gas bumi yang lebih luas di Pulau Jawa,” ujarnya.
Cisem II merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun Kementerian ESDM menggunakan APBN. Infrastruktur sepanjang 242 kilometer ini menghubungkan Batang, Jawa Tengah hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat, dan menjadi bagian dari sistem Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem).
Sebelumnya, Pertagas juga ditetapkan sebagai operator ruas Semarang–Batang (Cisem I). Melalui kerja sama ini, Lemigas dan Pertagas berharap pemanfaatan Cisem II dapat memperkuat integrasi jaringan gas bumi nasional, meningkatkan keandalan pasokan energi, serta mendukung pertumbuhan sektor industri dan perekonomian secara berkelanjutan. (uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





