Khofifah Beri 95 Voucher untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Ajak Belanja Kebutuhan Lebaran-Sekolah

Khofifah Beri 95 Voucher untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Ajak Belanja Kebutuhan Lebaran-Sekolah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, juga turut mendampingi anak berkebutuhan khusus. (Ist)

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak 95 murid berkebutuhan khusus dari Kota/Kabupaten Madiun di Sun City Mall Madiun untuk berbelanja apa yang dibutuhkan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).

Saat di lokasi mall, Gubernur Jatim memberikan voucher kepada setiap murid agar mereka membelanjakannya sesuai kebutuhan atau yang diinginkan.

Dengan didampingi para guru, para murid berkebutuhan khusus tersebut tampak antusias dan gembira karena bebas memilih sesuai yang diinginkan.

Bahkan dalam kesempatan itu, Khofifah berinteraksi dan sempat mencoba membantu salah satu murid untuk memilihkan pakaian dan mencari ukuran yang cocok.

Khofifah juga melihat proses pembayaran yang dilakukan murid-murid yang terlihat sangat bahagia dan senang mereka bisa merasakan senang dan bahagia memilih sendiri baju yang diinginkan bahkan ada yang beli tambahan sepatu atau sandal.

Selain itu, Khofifah juga memberikan tambahan uang saku sebanyak Rp200 ribu per murid, serta dibekali makanan untuk berbuka puasa dan snack untuk dibawa pulang.

Para guru pendamping juga diberikan paket sembako dan uang tunai sebagai wujud terima kasih atas dedikasi guru selama mendampingi, merawat, dan mendidik murid-murid berkebutuhan khusus.

Khofifah menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesalehan sosial dan memperkuat rasa persaudaraan di bulan suci Ramadan, khususnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus yang selama ini terus berjuang meraih masa depan dengan segala keterbatasan yang dimiliki.

Gubernur Jatim saat ngobrol dan memberi support murid berkebutuhan khusus. (Ist)

“Rasanya terharu dan bahagia bisa mengajak 95 murid berkebutuhan khusus belanja bersama kebutuhan lebaran, menebar kebahagiaan dan meningkatkan kesalehan sosial di bulan ramadan” kata Gubernur Khofifah.

Di tahun-tahun sebelumnya, Khofifah mengatakan cenderung bersapa dengan lansia dan anak yatim. Tahun ini, ia ingin bersapa langsung dengan penyandang difabel supaya bisa menikmati syukur bahwa atas anugerah panca indra baik yang diberikan oleh Allah Swt.

“Ada saudara kita yang kebetulan mengalami keterbatasan di mata, telinga, wicara, fisik. Tetapi mereka tetap semangat mencapai kehidupan yang baik,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, berbagi dan bersapa bersama siswa-siswi dan guru SLB membangun referensi kesalehan sosial.

“Bersapa membangun kesalehan sosial untuk memberi penguatan membangun persaudaraan dengan berbagi serta memberi tetesan kebahagian antara satu dengan yang lain,” ungkapnya.

Tak lupa, Khofifah mengucapkan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang dengan sabar dan luar biasa mendampingi serta merawat anak-anak berkebutuhan khusus.

“Terima kasih kepada para guru juga para orang tua orang tua yang mendampingi putra-putrinya dengan luar biasa. Tentu hal ini menjadi penguat bagaimana kita membangun persaudaraan dengan berbagi,” tuturnya.

Salah satu pendamping Sekolah Luar Biasa Bhakti Luhur Kota Madiun Suster Mia mengatakan awalnya mengikuti pertemuan MKKS di salah satu SMA kemudian diberitahu akan mendapat bantuan dari Gubernur Khofifah.

“Baru tahun ini ada pembagian seperti ini semoga tahun-tahun selanjutnya ada lagi. Kami berterima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah membantu anak-anak disabilitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Paudi, salah satu siswi SLB SMP kelas VII mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah. Ia membeli celana, baju dan sandal yang akan dipakai saat hari raya lebaran.

“Terima kasih ibu Gubernur Khofifah,” tutupnya. (dev/msn)