Sabtu, 06 Juni 2020 22:08

DPRD Gresik Rekomendasikan Rp 2 M Lewat BPBD untuk Penanggulangan Corona

Jumat, 20 Maret 2020 19:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
DPRD Gresik Rekomendasikan Rp 2 M Lewat BPBD untuk Penanggulangan Corona
Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Ketua Asluchul Alif memberikan keterangan terkait anggaran penanganan Corona. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik melakukan langkah cepat untuk mencegah masuknya virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Gresik.

Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, pihaknya telah merekomendasi anggaran kedaruratan yang ada di Badan Penanggulangam Bencana (BPBD) Gresik dialokasikan untuk kebutuhan pencegahan penyebaran Corona di kota wali dan santri ini.

"Totalnya mencapai Rp 2 miliar. Anggaran pos kedaruratan itu bisa digunakan untuk penanganan kasus Covid-19," ujar Yani, didampingi Wakil Ketua DPRD Asluchul Alif saat memberikan keterangan pers, Jumat (20/2) sore.

Pada kesempatan ini, Gus Yani juga menyinggung efek menurunnya perekonomian di Kabupaten Gresik pasca wabah Corona yang telah menelan 309 korban (positif), dan 25 meninggal dunia se-Indonesia.

Menurutnya, perekonomian lokal Gresik cukup terdampak pandemi Corona. Aktivitas perekonomian seperti mall, perhotelan, mini market, pasar, warung, pedagang asongan, dan pedagang kaki lima mulai sepi.

"Jangan sampai kondisi seperti ini sampai menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Makanya harus diantisipasi," jelasnya.

Sementara Asluchul Alif menyatakan, Pemkab Gresik bisa realokasi dana apabila membutuhkan tambahan anggaran untuk penanganan sebaran virus Corona. "Bisa melalui sejumlah pos anggaran yang bisa diambil dan Dewan akan setujui untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Ia juga meminta Pemkab Gresik menyiapkan media center untuk menginformasikan kondisi terkini (update) terkait perkembangan Covid-19.

Ia juga meminta pemerintah agar selektif terhadap kegiatan kerumunan massa, dan tak terburu-buru mengambil kebijakan isolasi (lockdown), seperti menutup masjid, pasar, dan sarana lain tempat massa berkumpul, baik untuk beribadah maupun transaksi ekonomi.

"Yang penting langkah antisipasi dan pencegahan benar-benar dilakukan dengan realokasi anggaran untuk tangani Covid-19," katanya.

Sementara Anggota Fraksi PKB, Moh. Syafi' A. M. menambahkan, bahwa dewan siap menyetujui anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Corona. "Sesuai dengan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), berapa pun besarnya anggaran untuk penanganan Covid-19 akan disiapkan. DPRD siap mengalokasikan," pungkas Syafi'. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...