Kamis, 21 Januari 2021 11:21

Wali Kota Malang: Penyusunan Paket Proyek Harus Sesuai Aturan

Selasa, 03 Maret 2020 21:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Wali Kota Malang: Penyusunan Paket Proyek Harus Sesuai Aturan
Salah satu peserta workshop PPK menerima doorprize dari Wali Kota Malang Sutiaji, di Hotel Ijen Suites Malang, Selasa (03/03). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang Sutiaji meminta semua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Pemkot Malang melakukan penyusunan rancangan kontrak paket pembangunan sesuai aturan dan prosedural. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan hingga mengakibatkan kerugian uang negara.

Penekanan itu disampaikan Wali Kota Malang, saat membuka dan memberikan pengarahan kepada PPK dalam workshop yang diselenggarakan Bagian ULP Setda Kota Malang, di Hotel Ijen Suites Malang, Selasa (03/03).

Sutiaji menjelaskan, terjadinya permasalahan hukum yang menimpa PPK terkadang karena mereka tak memahami dan menjalankan tugas, fungsi, maupun pengawasannya dengan baik.

"Oleh karena itu, workshop ini digelar oleh Bagian ULP, tentunya bertujuan meminimalisasi perilaku atau penyalahgunaan maupun penyimpangan, mengantisipasi, serta mencegah kerugian uang negara. Biar semua proyek dikerjakan secara prosedural," ujarnya.

Sementara Kepala Bagian ULP Setda Kota Malang Saleh Wijaya memaparkan tugas dan fungsi, serta tanggung jawab PPK.

"PPK tidak boleh hanya mempelajari dan memahami satu persoalan. Akan tetapi, PPK harus bisa menyusun, merancang, menerapkan, mengeksekusi, serta memutuskan terhadap satu paket pembangunan yang akan dikerjakannya. Manakala PPK salah dan tidak memahaminya, Kami tidak bisa membayangkan bentuk tanggung jawabnya ketika hal itu berujung pada persoalan hukum," terangnya.

"Kami meyakini PPK dalam satu pekerjaan paket pembangunan tidak mutlak bisa disalahkan secara langsung. Bisa jadi terjadinya sebuah temuan di lapangan, disebabkan kenakalan pihak rekanan atau kesalahan pemahaman dari rekanan," ujar Saleh.

"Akan tetapi, jika temuan itu didapatkan karena faktor kesengajaan, antara pihak PPK dan rekanan melakukan satu kerja sama kurang baik menyebabkan terjadinya kerugian uang negara, maka pihak APH (aparat penegak hukum) harus melakukan pengungkapan," pungkasnya. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...