Rabu, 04 Agustus 2021 08:09

Menyaru Polisi dan Jadikan Istri Sebagai Umpan, Komplotan ini Rampas Barang Berharga Korban

Rabu, 19 Februari 2020 19:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Menyaru Polisi dan Jadikan Istri Sebagai Umpan, Komplotan ini Rampas Barang Berharga Korban
Kapolresta Malang Kota Kombes. Pol Leonardus Simarmata menunjukkan mainan korek api berbentuk pistol yang digunakan tersangka untuk menakuti korbannya, Rabu (19/02). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - MLA, SZ, D, dan MS diringkus Tim Resmob Polresta Malang Kota karena melakukan perampasan barang berharga milik YAM (18), remaja asal Karangduren, Pakisaji, Kabupaten Malang. Komplotan ini melakukan aksinya dengan bekerja sama. Masing-masing mempunyai peran, dengan aktor utama SZ dan D selaku eksekutor.

Kapolresta Malang Kota Kombes. Pol Leonardus Simarmata menjelaskan kronologi aksi kejahatan itu saat menggelar rilis pers di mapolres setempat, Rabu (19/2). Yakni bermula dengan perkenalan tersangka MLA (20) warga Bandulan Sukun Kota Malang dengan YAM (korban).

Singkat cerita, korban mengajak kencan MLA ke sebuah tempat di Kota Batu. “Korban YAM dipancing agar bisa ketemuan terlebih dahulu, seraya memesan agar dibawakan miras sekalian,” kata Kapolresta.

Sebelum YAM sampai di lokasi yang telah disepakati, MLA diantarkan oleh MS (18) warga Pandanlandung supaya tiba terlebih dahulu di lokasi. Saat di lokasi inilah tersangka SZ yang juga istri siri MLA beraksi ditemani D (27). SZ datang menyaru sebagai anggota Polsek Dau Polres Malang. “Keduanya menuduh bahwa YAM dan MLA telah melakukan transaksi narkoba. SZ sempat memukul kepala YAM dengan pistol mainan (korek api),” bebernya.

BACA JUGA : 

Bea Cukai Malang Amankan 31.284 Batang Rokok Ilegal

Terkait Pengeroyokan PKL Disabilitas, Minggu Depan Polisi Panggil Kepala Diskoperindag Kota Malang

Jual Burung Langka Lewat FB, Pria ini Diringkus Polisi

Sutiaji Kumpulkan Kepsek Pasca Terjadinya Kasus Kekerasan Siswa, Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Ujung-ujungnya, YAM diminta menyerahkan barang-barang miliknya seperti sepeda motornya, helm, dan handphone. Adanya kejadian itu, YAM didampingi keluarganya melapor ke Polresta Malang Kkota.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim Resmob langsung melakukan penangkapan terhadap semua pelaku, pada hari Rabu (12/02). Keempat tersangka ditangkap di rumah masing-masing. Satu lagi tersangka lainnya sebagai penadah yakni DS (36), warga Cemorokandang ditetapkan DPO,” terang mantan Wakapolrestabes Surabaya ini. (iwa/thu/rev)

Dari penangkapan ini, petugas mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor dan satu buah handphone. “Mereka berempat kami ancam pasal 365 dan 480 tentang pencurian dan penadah. Ancaman kurungan penjara maksimal 9 tahun dan 4 tahun lamanya,” pungkasnya. 

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...