Senin, 06 Juli 2020 09:53

Lansia di Blitar Bercucuran Darah Akibat Dianiaya Anak Kandung

Rabu, 08 Januari 2020 12:11 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Lansia di Blitar Bercucuran Darah Akibat Dianiaya Anak Kandung
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono menunjukkan korban dengan pelipis diperban.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Asfi Rori (35), warga Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar digelandang ke Mapolres Blitar Kota. Pria pengangguran ini menganiaya ibu kandungnya Siti Fatmi (77), hingga mengalami luka serius di bagian wajah.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, pelaku tega menganiaya ibu kandungnya karena tidak dituruti saat meminta uang. Uang itu rencanannya akan digunakan pelaku untuk membayar utang kepada temannya sebesar Rp 1.300.000.

Namun, karena sedang tidak memegang uang, korban menjanjikan akan memberikan uang kepada pelaku jika sudah mendapatkan pinjaman dari tetangganya.

Mendengar pernyataan korban, pelaku tidak terima dan langsung menghujani pukulan ke ibu kandungnya yang sudah renta tersebut. Pukulan pelaku mengenai pelipis kiri korban hingga menyebabkan luka robek dan mengeluarkan darah segar.

"Pelaku tak lain adalah anak kandung korban sendiri. Pelaku menganiaya ibunya setelah awalnya meminta uang untuk membayar utang, namun tidak dikasih oleh korban," kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Rabu (8/1/2020).

Akibat aksi pemukulan tersebut, korban yang mengalami luka bengkak dan robek harus menjalani perawatan medis di Puskesmas Ponggok. Sementara, pelaku diamankan di Mapolres Blitar Kota.

Kepada polisi, pelaku mengaku jengkel kepada korban sehingga secara spontan memukul ibu kandungnya.

"Saya spontan saja memukul. Setelah itu, ibu saya jatuh teriak-teriak sambil nangis, lalu mbak saya yang sedang mencuci lari ke dalam," kata pelaku.

Pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 1 UU RI nomer 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...