Senin, 03 Agustus 2020 21:49

Selama 2019, 16 Nyawa Melayang Karena Bunuh Diri di Blitar

Kamis, 02 Januari 2020 16:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Selama 2019, 16 Nyawa Melayang Karena Bunuh Diri di Blitar
Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tahun 2019 memiliki catatan merah angka bunuh diri yang terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Tercatat sepanjang 2019 lalu ada 16 orang yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Jumlah ini meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2018. Dimana pada tahun 2018, sepanjang tahun hanya tercatat sebanyak 8 kasus bunuh diri.

Dalam catatan kepolisian, jumlah tersebut tersebar di enam kecamatan di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Di antaranya dua kasus di Kecamatan Sananwetan, dan tiga kasus di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Kemudian, dua kasus di Sanankulon, satu kasus di Ponggok, empat kasus di Udanawu, dan empat kasus di Srengat Kabupaten Blitar.

"Laporan dugaan bunuh diri langsung kami cek di TKP. Apakah korban benar-benar bunuh diri, atau korban pembunuhan, atau ada penyebab lain. Nah, yang sudah kami cek dan dinyatakan murni korban bunuh diri di wilayah hukum Polres Blitar Kota ada 16 kasus selama 2019," ungkap Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Kamis (2/1/2020).

Paling banyak bunuh diri dilakukan dengan cara gantung diri. Dari keterangan saksi, korban biasanya nekat mengakhiri hidup karena didera sakit yang tak kunjung sembuh serta masalah ekonomi.

"Faktornya bisa terkait sakit tak kunjung sembuh. Ada pula yang karena masalah ekonomi," imbuhnya.

Untuk mencegah terjadinya hal serupa, pihaknya mengaku bakal segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Baik Pemkab Blitar maupun Pemkot Blitar. Selain itu, Polres Blitar Kota juga telah memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pencegahan bunuh diri. Dengan cara melakukan penyuluhan dan memberi edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

"Ini persoalan sosial yang perlu dicermati. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab dan Pemkot Blitar. Serta memberi penyuluhan kepada masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan, keluarga dan kerabat," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...