Ratusan rumah di Kecamatan Sampang yang terendam air luapan sungai Kamoning
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Banjir akibat luapan Sungai Kamoning merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Sampang, Minggu (4/1/2026) pagi.
Banjir terjadi sekitar pukul 08.15 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah hulu.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mencatat ketinggian air rata-rata mencapai 40 sentimeter dan masih berpotensi naik.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang Mohammad Hozin mengatakan, banjir berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Sampang.
“Banjir saat ini berangsur naik karena ketinggian air di hulu masih berada pada level waspada dengan tinggi muka air 5,47 meter,” ujar Hozin dalam laporan situasi kebencanaan.
Di Desa Pangilen, banjir menggenangi permukiman warga di Dusun Beben sebanyak 10 kepala keluarga dan Dusun Raduy sebanyak 20 kepala keluarga, dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




