Petugas saat mengamankan sejumlah remaja beratribut silat usai mendapat laporan warga.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Sebuah video viral yang menunjukkan pengamanan sejumlah remaja beratribut perguruan silat oleh aparat kepolisian di Kecamatan Candi, Sidoarjo, menghebohkan media sosial. Untuk meredam spekulasi, pihak kepolisian memberikan klarifikasi resmi terkait peristiwa tersebut.
Kasatsamapta Polresta Sidoarjo, Kompol Yudhi Prastio, membenarkan adanya tindakan pengamanan yang melibatkan personel Polsek Candi dan Satsamapta Polresta Sidoarjo. Meski demikian, ia memastikan bahwa para remaja tersebut tidak ditahan.
“Benar, kami mengamankan sejumlah remaja di kawasan Candi. Namun mereka tidak kami tahan karena memang tidak ditemukan adanya unsur pidana,” ujar Yudhi Prastio saat dikonfirmasi pada Minggu (4/1/2026).
Tindakan kepolisian ini berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan kerumunan remaja beratribut silat di wilayah tersebut. Merespons aduan itu, petugas segera terjun ke lokasi untuk melakukan penyisiran.
“Mendapat laporan tersebut, anggota Satsamapta Polresta Sidoarjo segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan,” jelas Yudhi.
Hasil Pemeriksaan di Lapangan
Setelah dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan intensif terhadap para remaja yang terjaring, polisi tidak menemukan bukti pelanggaran hukum yang berat.
“Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan senjata tajam, narkoba, maupun barang terlarang lainnya. Mereka hanya berkumpul dan membawa atribut perguruan silat,” tambahnya.
Alih-alih menempuh jalur hukum, pihak kepolisian memilih langkah preventif. “Setelah kami beri pembinaan, mereka kami minta untuk membubarkan diri dan pulang,” tegas Yudhi.
Meskipun para remaja dipulangkan, polisi membawa enam unit sepeda motor yang tertinggal di lokasi kejadian. Kendaraan tersebut diduga ditinggalkan oleh pemiliknya yang panik saat melihat kedatangan petugas.
“Ada enam motor yang kami amankan karena ditinggal kabur oleh pemiliknya. Diduga mereka takut saat melihat petugas datang,” ungkapnya.
Karena tidak ada yang mengakui kepemilikan kendaraan tersebut di tempat, motor-motor itu kini diamankan di kantor polisi.
“Motor kami amankan karena memang tidak ada yang bertanggung jawab di lokasi,” imbuh Yudhi.
Yudhi menambahkan, bahwa Polresta Sidoarjo selalu memprioritaskan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan cara-cara yang santun.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan di lapangan,” pungkasnya. (cat/rev)






