Selasa, 11 Agustus 2020 19:08

Sopir Angkot Probolinggo Keluhkan Aturan Trayek Berbadan Hukum

Kamis, 28 November 2019 13:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Sopir Angkot Probolinggo Keluhkan Aturan Trayek Berbadan Hukum
Petugas saat melakukan penyuluhan bagi para pemilik dan sopir Angkutan Kota di Gedung Olahraga (GOR) A. Yani, Kamis (28/11).

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) Kota Probolinggo mengeluh soal pemberlakuan aturan trayek. Hal ini terungkap saat gelar penyuluhan bagi para pemilik dan sopir Angkutan Kota di Gedung Olahraga (GOR) A. Yani, Kamis (28/11).

"Kita bukannya tidak mau mengikuti aturan, tetapi ketika trayek itu harus berbadan hukum, maka nama pemilik STNK-nya akan berubah menjadi PT, bukan atas nama pribadi lagi," ujar salah seorang sopir angkot di sela-sela penyuluhan itu.

Jika STNK-nya berubah menjadi nama PT, maka kendaraan angkot itu tidak bisa dijadikan agunan untuk peminjaman di bank. "Ini yang membuat pemilik angkot keberatan," tandas sopir angkot yang minta namanya tidak disebutkan.

Kasi Angkot DLLAJ Kota Probolinggo, Dahroji menjelaskan, pemberlakuan trayek bagi angkot agar berbadan hukum sesuai perundang-undangan nomer 22 tahun 2009. "Jadi ini memang ada regulasinya," ungkapnya.

Menurut dia, pemberlakuan regulasi trayek harus berbadan hukum itu, minimal memiliki 5 anggota. "Jika trayeknya tidak berbadan hukum, maka trayek itu tidak bisa diperpanjang. Sanksinya angkot itu tidak boleh beroperasi," tandasnya.

Pemberlakuan regulasi trayek harus berbadan hukum tersebut hingga batas akhir tahun ini. "Jadi semua angkot akhir tahun ini trayeknya harus berbadan hukum," ujar Daroji.

Di Kota Probolinggo, kata dia, sejak diberlakukannya aturan tersebut, baru satu PT trayeknya sudah berbadan hukum. Itulah sebabnya, giat penyuluhan terhadap para pemilik dan sopir angkot perlu dilakukan.

Sementara itu, Baur BPKB Samsat Polres Probolinggo Kota, Anton mengatakan, salah satu tujuan dari giat penyuluhan itu sangat penting dilakukan demi keselamatan bagi para sopir angkot.

Menurut dia, trayek angkot yang tidak berbadan hukum, tidak bisa memperpanjang trayeknya. Begitu pula pemiliknya tidak bisa memperpanjang pajak kendaraannya. (prb1/ndi)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...