Selasa, 11 Agustus 2020 04:12

Lawan Polisi Menggunakan Bondet, Empat Pelaku Komplotan Ranmor Dilumpuhkan Polresta Sidoarjo

Jumat, 15 November 2019 23:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Lawan Polisi Menggunakan Bondet, Empat Pelaku Komplotan Ranmor Dilumpuhkan Polresta Sidoarjo
Keempat pelaku ranmor yang biasa beraksi di perumahan elit kini diamankan di Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polresta Sidoarjo meringkus empat pelaku pencurian sepeda motor yang terekam kamera pengawas CCTV di perumahan elit Gading Fajar Desa Sepande, Kecamatan Candi.

Keempat pelaku itu, Mukhlis (34), Kriswanto (19), dan Muhammad Taufik (21), ketiganya asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, dan Budi Prasetyo (40) warga asal Desa Cukur Gondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, komplotan ini terekam kamera pengawas CCTV saat beraksi di perumahan Gading Fajar.

"Pelaku ini terekam CCTV saat mencuri motor di dua lokasi yang bersebelahan. Setelah dilakukan penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, pihaknya mengantongi ciri dan identitas para pelaku," katanya, Jumat (15/11/2019).

Zain menambahkan, dalam melakukan aksinya, mereka tidak segan-segan melukai korban jika melakukan perlawanan atau mempertahankannya barang berharganya.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mengendarai mobil dan mencari rumah atau sasaran. Selanjutnya, para pelaku merusak kunci pagar dan kunci motor dan membawa motor hasil curian.

"Jika korban memergoki aksinya, maka para pelaku melempar bom rakitan atau mercon bondet," terang zain.

Keempat pelaku diamankan saat akan kembali beraksi di sebuah tempat kos di Jalan Raya Kraton, Pasuruan.

"Saat akan ditangkap, pelaku melawan petugas dan membawa bom rakitan atau mercon bondet. Petugas kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki kepada empat pelaku," jelasnya.

Dari tangan keempat pelaku, petugas berhasil menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia nopol N 1453 WJ, 15 anak kunci T, 1 kunci L, 4 sock kunci T, 1 tang, 1 obeng, 1 kunci shock, 2 kunci pas, 6 buah mercon bondet.

Sepeda motor hasil curian pelaku, dijual kepada penadah bernama Udin. Petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo sudah melakukan penggeledahan, namun penadah itu tidak ada di rumah.

Sedangkan, barang bukti dari rumah penadah Udin, polisi menyita 5 bom rakitan atau mercon bondet, 7 anak kunci T, plat nomor, dan 11 butir amunisi kaliber 22 mm. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...