Ringkasan Berita
- Komdigi memastikan operator seluler tidak menyimpan data biometrik wajah masyarakat. Data kependudukan hanya disimpan oleh Dukcapil untuk keamanan.
- Verifikasi biometrik wajah bisa dilakukan di gerai atau aplikasi resmi operator (myTelkomsel/myXL/myIM3). Prosesnya hanya 1-2 menit dengan operator mengirim data terenkripsi ke Dukcapil untuk pencocokan.
- Sistem biometrik dianggap lebih efektif daripada verifikasi NIK dan KK. Periode Januari-April 2026, sudah 1,4 juta nomor baru didaftarkan dengan sistem ini (rata-rata 300.000 per bulan).
- Registrasi nomor HP dengan verifikasi biometrik wajah akan berlaku efektif secara nasional mulai 1 Juli 2026. Prosesnya dipermudah, hanya membutuhkan senyuman pengguna.
BANGSAONLINE.com - Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) memastikan keamanan data masyarakat dalam proses verifikasi biometrik wajah saat registrasi nomor HP baru. Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan operator seluler tidak menyimpan data biometrik tersebut.
"Tidak ada opsel yang nyimpan data. Data kependudukan yang berhak menyimpan hanya Dukcapil, bukan opsel," ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, verifikasi biometrik dapat dilakukan di gerai operator maupun melalui aplikasi resmi seperti myTelkomsel, myXL, dan myIM3. Operator seluler hanya berperan melakukan enkripsi data wajah sebelum dikirim ke Dukcapil untuk dicocokkan, dan jika sesuai, nomor HP langsung aktif.
Komdigi mencatat sistem biometrik lebih efektif dibandingkan verifikasi menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), periode Januari-April 2026 terdapat 1,4 juta nomor baru yang didaftarkan dengan sistem biometrik wajah, rata-rata 300.000 nomor per bulan.
Proses verifikasi berlangsung cepat, hanya 1-2 menit. Edwin menekankan kemudahan sistem ini.
"Sekarang modalnya senyum, tinggal senyum aja," tuturnya.
Kemkomdigi memastikan penerapan registrasi nomor HP dengan biometrik akan berlaku efektif secara nasional mulai 1 Juli 2026. (rom)










