Jumat, 14 Agustus 2020 11:41

Satlantas Polres Banyuwangi Sebut Jumlah Pelanggar Alami Kenaikan 27 Persen

Rabu, 06 November 2019 22:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ganda Siswanto
Satlantas Polres Banyuwangi Sebut Jumlah Pelanggar Alami Kenaikan 27 Persen
Kapolres Taufik bersama Kasatlantas Banyuwangi memamerkan 62 motor yang diamankan oleh Satlantas.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi, Rabu (06/11) merilis hasil Operasi Zebra Semeru 2019 yang dilaksanakan mulai 23 Oktober hingga 5 November dengan menindak tilang pengendara bermotor sebanyak 3.029.

Dalam operasi selama 12 hari ini, jumlah pelanggar di tahun 2019 mengalami peningkatan 27 persen dari operasi 2018 yang berjumlah 2.592 orang.

Selain itu, verifikasi pelanggar antara lain untuk SIM mencapai 224 pelanggar. Sedangkan untuk pelanggar STNK sebanyak 2.806 yang meningkat 28 persen dari tahun lalu. Juga ada kendaraan bermotor yang diamankan di polres yang tidak melengkapi standar pabrikan kendaraan. Seperti memakai knalpot blong dan body kendaraan diprotoli (dilepas) sebanyak 62 motor.

Kapolres Banyuwangi Taufik Herdiansyah Zeinardi menerangkan bahwa pelanggaran operasi zebra 2019 banyak didominasi oleh pengendara di bawah umur dan berboncengan tanpa mengenakan helm. Serta pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraan. 

"Faktor yang mempengaruhi peningkatan kecelakaan selama Operasi Zebra Semeru 2019 ini dikarenakan bertambahnya kendaraan di Banyuwangi. Juga kurangnya masyarakat yang tidak tertib berlalu lintas dan banyaknya pengendara yang mengoperasikan gadget selama berkendara," terangnya.

Kapolres juga membandingkan rasio tingkat terjadinya kecelakaan selama operasi zebra berlangsung dari tahun 2018 lalu hingga 2019. Dirinya mendapati peningkatan dari 7 kasus menjadi 12 kasus di mana dari jumlah kecelakaan tersebut terdapat 5 korban meninggal dunia di tempat, 2 orang luka berat, dan 16 orang luka-luka ringan.

"Kasus kecelakaan selama 2 minggu terakhir ini terdapat kerugian material berjumlah kurang lebih Rp 25 juta," pungkasnya. (gda/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...