Senin, 03 Agustus 2020 16:56

Santri Pondok Pesantren di Blitar Tewas Tersengat Listrik, Ada Jeritan: Ya Allah Kesetrum

Rabu, 06 November 2019 16:58 WIB
Editor: .
Wartawan: Akina Nur Alana
Santri Pondok Pesantren di Blitar Tewas Tersengat Listrik, Ada Jeritan: Ya Allah Kesetrum
Korban dibawa ke Puskesmas Garum.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar meninggal dunia. Diduga korban bernama Ahmad Muhajir (13) warga Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar itu tersetrum aliran listrik.

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengatakan, peristiwa ini terjadi Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 20.20 WIB. Kronologi kejadian berawal saat saksi Muhamad Maulana sedang mengolor kabel untuk menyalakan lampu untuk penerangan dalam kegiatan kerja bakti di pekarangan pondok pesantren bagian belakang. Kemudian korban bermaksud membantu dengan menancapkan colokan ke stop kontak yang ada di dapur Ponpes. Akan tetapi beberapa saat kemudian terdengar jeritan dari arah korban. Saksi mendengar korban berkata "Ya Allah kesetrum".

"Saat dicek, kondisi korban sudah dalam posisi terjatuh telentang dan kejang-kejang. Kemudian saksi yang ada di dekat korban langsung mencari bantuan dan kemudian saksi membawa korban dan diangkat serta langsung dibawa ke Puskesmas Garum," jelas Budi Hermanto, Rabu (6/11/2019).

Namun, sampai di Puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, pihak Ponpes melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Garum. Setelah menerima laporan petugas Polsek Garum langsunh mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas juga memintai keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban. Polisi menemukan telapak tangan sebelah kiri korban mengalami luka bakar sepanjang kurang lebih 1 cm dan pada kulit sekujur tubuh terlihat darah membeku.

"Atas kejadjan ini keluarga korban menerima sebagai musibah atau kecelakaan dan tidak menuntut kepada pihak siapapun serta menolak untuk korban dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (ina)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...