Minggu, 15 Desember 2019 20:13

Soni Dewangga, Mucikari Putri Amelia Ditetapkan Polisi Sebagai DPO, Bagini Perannya

Rabu, 30 Oktober 2019 01:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Soni Dewangga, Mucikari Putri Amelia Ditetapkan Polisi Sebagai DPO, Bagini Perannya
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol. Gideon Arif Setyawan menunjukkan data DPO Soni Dewangga yang diduga mucikari Putri Amelia.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Soni Dewangga (31), oknum mahasiswa warga Jakarta yang diduga sebagai mucikari Putri Amelia dalam kasus prostitusi online, resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Jatim.

“Daftar pencarian orang terhadap seseorang yang bernama Soni. Dia seorang laki-laki bertinggi badan 160. Penampilan memang modis. Yang bersangkutan menjadi salah satu DPO di Polda Jawa Timur,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol. Gideon Arif Setyawan saat konferensi pers di lobi Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Selasa (29/10).

Sementara Kombes Pol. Gideon Arif Setyawan menjelaskan status pekerjaan Soni Dewangga adalah mahasiswa. "Di KTP mahasiswa. Ini terkait dengan tersangka J yang kemarin sudah dilakukan penahanan. Perannya menjadi satu rangkaian dalam konteks jaringan prostitusi bisa dikatakan sebagai mucikari, karena dia adalah mensuplai atau memberikan data yang kemudian ujungnya menerima keuntungan memudahkan terjadinya prostitusi," ujar Gideon.

Gideon berharap dalam kurun waktu dekat DPO Soni segera ditangkap, sehingga bisa terungkap peran masing-masing.

“Mudah-mudahan bisa kita lakukan penangkapan dalam waktu yang singkat, dua hari lagi. Setelah tertangkap kita lakukan pemeriksaan, akan lebih jelas lagi, lebih gamblang lagi, lebih terang untuk jaringan prostitusi yang dilakukan oleh J,” harap Gideon.

Gideon mengaku sudah mengetahui keberadaan Soni. Namun, ia enggan menyebutkan lokasinya. "Ada di suatu tempat, kita sudah monitor. Tapi kan orang kan mobile, maka kita keluarkan DPO. Kalau dia ada melihat ini, silakan datang ke Polda Jatim, kita akan melakukan pemeriksaan," terangnya.

Gideon pun juga enggan menjawab nilai dari transaksi dan jumlah uang yang ada di rekening yang sempat diamankan saat penggerebekan. Ia berjanji akan menjelaskan setelah para tersangka dan DPO tertangkap.

“2 hari ya, mudah-mudahan. Ini belum tahu nanti, belum ditangkap. Setelah ini kita akan lebih detail. Apalagi kalau J ketangkap akan lebih utuh, nanti akan kita kita sampaikan,” imbuhnya.

Ditanya tentang tarif Putri Amelia, Gideon juga enggan mengungkapkan. “Karena nggak ada daftar pricelist-nya. Kalau ini (J, Red) tertangkap ini utuh, karena ini di tas J,” pungkas Gideon.

Sebelumnya, polisi menggerebek sebuah kamar hotel di Kota Batu, Malang, Jawa Timur pada Jumat (25/10) malam. Dalam penggerebekan itu, polisi mendapati sepasang lelaki dan perempuan usai melakukan persetubuhan.

Si perempuan diketahui merupakan Putri Amelia, seorang public figur yang juga eks finalis Putri Pariwisata. Sedangkan lelaki hidung belang diketahui berinisial JW. Selain kedua orang itu, polisi juga menangkap seorang pria berinisial JL yang diduga sebagai mucikari dari PA. (ana/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 14 Desember 2019 23:59 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Crystal Universe, akan menjadi andalan di Milenial Glow Garden (MGG), salah satu wahana baru Jatim Park 3 yang di-launcing pada Sabtu (14/12). Betapa tidak, di ruangan ini pengunjung akan dipikat dengan keindahan 5.433 l...
Sabtu, 14 Desember 2019 13:01 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Mengerikan! Itulah gambaran sikap saling serang atau saling bully antar penganut agama di media sosial (medsos). Tanpa risih dan tedeng aling-aling mereka saling serang dengan memakai kata-kata kasar, sadis, dan kejam. Mere...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...