Senin, 25 Mei 2020 12:51

Sekda Tersangka, Kasus Korupsi di BPPKAD Gresik Berpeluang Seret Tersangka Baru

Selasa, 22 Oktober 2019 18:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Sekda Tersangka, Kasus Korupsi di BPPKAD Gresik Berpeluang Seret Tersangka Baru
Kasi Intel Kejari Gresik, Bayu Probo Sutopo (berkumis) saat memberikan keterangan pers. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kasus korupsi pemotongan dana insentif pajak daerah di BPPKAD Gresik kemungkinan bakal menyeret tersangka baru, selain Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya yang kemarin (21/10) telah resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Sebab, pemotongan insentif itu berlaku sebelum Andhy Hendro Wijaya menjabat Kepala BPPKAD pada tahun 2018 silam. Hal ini sebagaimana disampaikan Kasi Intel Kejari Gresik, Bayu Probo Sutopo, Selasa (22/10).

"Setelah penyidik menetapkan AHW (Andhy Hendro Wijaya, red) sebagai tersangka, ada kemungkinan bakal ada tersangka lain dalam kasus pemotongan insentif pajak daerah di BPPKAD," ujar Bayu kepada wartawan, Selasa (22/10).

Menurut ia, penanganan kasus pemotongan insentif pajak daerah di BPPKAD sangat potensi berkembang dan melebar. Sebab, penyidik sudah menelusuri mengalirnya uang hasil pemotongan insentif juga kepada sejumlah pejabat lain.

"Tak menutup kemungkinan merembet ke Kepala BPPKAD sebelum AHW dan pejabat lain bakal menggelinding dalam persidangan di Tipikor nanti. Karena kasus ini soal aliran dana," terangnya.

Sementara Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Informasi Dari Rakyat (IDR) Choirul Anam menduga sangat banyak pejabat di Pemkab Gresik yang menerima aliran dana potongan insentif pajak daerah di BPPKAD.

"Saya yakin penyidik Kejari Gresik sudah mengantongi bukti buktinya," ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/10).

Menurut dia, pemotongan dana insentif pajak daerah di BPPKAD yang telah menyeret mantan Plt. Kepala BPPKAD M. Muktar ke penjara ini, adalah kasus hukum turun temurun. " Jujur, jika fair maka hanya satu dua pejabat penting Pemkab Gresik yang bakal selamat dari jeratan penyidik. Dan jika kasus ini hanya mandek hingga Muktar dan Pak Sekda, maka ketidakadilan bakal menjadi preseden buruk penegakan hukum di bumi waliyullah ini. Saya yakin itu," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...